VENDOR SEGEL PASAR BERGULIR MBG BENGKULU: ANGGARAN NEGARA LUNAS, PROYEK PADANG SERAI MANGKRAK

More articles

BENGKULU, Investigasi.News – Proyek strategis Pasar Bergulir MBG di Padang Serai & Bentiring Pemai, Kec. Kampung Melayu terhenti total. Portal lokasi disegel, alat berat diam, pemasangan paving blok stop. Progres fisik mentok di 90%.

 

Penyebabnya bukan APBN/APBD telat cair. Tapi sengketa pembayaran antara kontraktor utama dengan vendor lapangan.

 

Tim Investigasi.News cek langsung ke lokasi. Kondisi memprihatinkan: tidak ada aktivitas, portal terkunci segel, material paving blok terbengkalai. Alasannya satu: vendor belum terima hak pembayaran.

 

Anggaran Lunas, Subkon Tercekik

Edy Suyoto, kontraktor pelaksana pemasangan paving blok, angkat bicara. Dia tanda tangan kontrak dengan PT Adhi Karya sejak akhir Januari 2026 senilai Rp2,9 Miliar. Kerja fisik sudah 90% selesai.

Baca Juga :  MERDEKA DENGAN PEDULI, USIN ABDISYAH & SUDISMAN PIMPIN HANURA BANTU WARGA PENGANTUNGAN

 

Realita di lapangan: dana yang masuk baru Rp1,76 Miliar. Masih ada selisih Rp1,14 Miliar yang belum dibayarkan. Modal habis, tenaga habis. Penyegelan jadi langkah terakhir sebagai bentuk protes.

 

Satker PU Pemda Kota Bengkulu melalui Arief menegaskan “posisi negara sudah clear. Pembayaran dari pemerintah ke PT Adhi Karya sudah lunas 100% sesuai progres terverifikasi” Ujarnya

 

“Kalau distribusi ke subkon tersendat, itu murni urusan internal kontraktor utama. Tanggung jawab penuh ada di manajemen PT Adhi Karya,” Tambah Arief

 

Koordinator Wilayah MBG Nadya Fitriasih membenarkan penyegelan terjadi di 2 titik karena vendor belum dibayar lunas. Upaya komunikasi penyelesaian masih dilakukan.

Baca Juga :  Aksi Cepat Polsek Ujan Mas Evakuasi Korban Tersambar Petir di Kebun

 

Pasar Bergulir MBG adalah program pusat untuk menggerakkan UMKM Dan ekonomi rakyat. Ironisnya, kontraktor kecil yang bangun pasar justru disegel karena upahnya ditahan.

 

Skema ini berulang: dana negara cair ke kontraktor besar, tapi di bawah subkon Dan pekerja lapangan yang tercekik. Proyek mangkrak, fasilitas publik molor, kepercayaan publik runtuh.

 

Tantangan Terbuka ke PT Adhi Karya

Redaksi menantang PT Adhi Karya segera selesaikan kewajiban ke Edy Suyoto dan subkon lain. Jangan jadikan subkon lapangan sebagai “bank tanpa bunga” untuk putar modal.

 

Publik berhak tahu: kemana aliran dana Rp1,14 Miliar sisa pembayaran? Kapan disalurkan? Kapan segel dibuka supaya 10% sisa pekerjaan tuntas?

Baca Juga :  Wakapolda Bengkulu Salurkan Bantuan Sosial dan Tekankan Profesionalisme Personel di Selupu Rejang

 

Hingga berita ini tayang, hak jawab terbuka 24 jam untuk PT Adhi Karya, Satker PU, dan Koordinator MBG. Klarifikasi Dan data akan dimuat utuh tanpa pengurangan sesuai Kode Etik Jurnalistik.

 

MBG untuk menguatkan ekonomi rakyat. Jangan sampai justru mematikan ekonomi pekerja kecil di lapangan.(Red)

 

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest