KORBAN MBG SDN 18 KEPAHIANG NAIK JADI 15 ORANG: MURID MUNTAH-MUNTAH, PENYELIDIKAN MASIH MERANGKAK

More articles

KEPAHIANG, Investigasi. News- Angka korban terus naik. Yang awalnya 8 murid + 1 penjaga sekolah SDN 18 Kepahiang, kini melonjak jadi 15 korban setelah konsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis MBG, Kamis 4/6/2026.

 

Dari 15 korban, *11 orang dirawat + observasi di Puskesmas Kelobak*. *4 korban lainnya di Puskesmas Pasar Kepahiang*. Semua dengan gejala sama: sakit perut, mual, pusing, sakit kepala, muntah. 

 

*Program Bergizi, Ujungnya UGD*

MBG digadang jadi solusi gizi anak Indonesia. Tapi di Kepahiang, program ini justru mengirim belasan murid SD ke ruang perawatan.

 

Yang bikin miris: korban terus bertambah dalam rentang waktu berdekatan. Itu pola khas keracunan massal. Artinya, makanan yang masuk ke SDN 18 Kepahiang tidak aman.

Baca Juga :  Disnaker Kota Bengkulu Dukung Trend KaburAjaDulu Asal Legal

 

*Penyebab Masih “Dugaan”, Anak Sudah Jadi Korban*

Hingga berita ini tayang, penyebab pasti belum diumumkan resmi. Penyelidikan masih jalan. Dugaan sementara mengarah ke makanan MBG yang dikonsumsi.

 

Pertanyaannya keras: kalau penyebab belum pasti, kenapa distribusi MBG tidak distop dulu? SOP keamanan pangan di mana? Siapa yang audit dapur + bahan baku + distribusi?

 

Anak SD bukan kelinci percobaan. Negara wajib jamin makanan yang masuk ke mulut mereka steril, aman, layak konsumsi. Titik.

 

*Tanggung Jawab Jangan Dilempar*

Kasus ini bukan sekadar “gangguan kesehatan”. Ini soal nyawa anak + kredibilitas program prioritas nasional.

 

Publik berhak tahu 3 hal sekarang juga:

1. *Hasil lab*: Apa kandungan racun/bakteri di sampel makanan + muntahan korban?

Baca Juga :  Oknum  LSM Terkena OTT Di Muko Muko

2. *Penanggung jawab*: Siapa vendor penyedia MBG untuk SDN 18? Sudah bersertifikat BPOM + laik higiene?

3. *Langkah darurat*: Apakah MBG di sekolah lain se-Kepahiang dihentikan sementara sampai clear?

 

*Tuntutan Tegas*

Investigasi.News mendesak Dinkes Kepahiang, Dinas Pendidikan, dan Satgas MBG segera buka data ke publik. Jangan tunggu korban bertambah baru buka suara.

 

Hak jawab terbuka untuk Pemda Kepahiang, Dinkes, Dinas Pendidikan, dan penyedia MBG. Klarifikasi + data akan dimuat berimbang.

 

MBG untuk menguatkan anak bangsa. Jangan sampai jadi bumerang yang melemahkan. 15 murid di UGD sudah cukup jadi tamparan.

 

Reporter : Prida

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest