PT Adhi Karya Dituding Tahan Pembayaran Subkon Rp1,14 M. Uang Rakyat Cair, Pekerja Lapangan Tercekik

More articles

BENGKULU, Investigasi. News- Harapan warga Kota Bengkulu kandas di tengah jalan. Pembangunan Pasar Bergulir MBG Padang Serai & Bentiring Pemai terhenti total. Kedua lokasi resmi disegel, Kamis 4/6/2026 pukul 15.10 WIB.

 

Pagar terkunci. Alat diam. Paving blok mangkrak. Bukan karena anggaran telat. Tapi karena uang diduga “nyangkut” di kontraktor utama.

 

*Skandal Klasik: Negara Bayar, Bawah Kelaparan*

Edy Suyoto, kontraktor pemasangan paving blok, buka semua kartu. Kontrak dengan PT Adhi Karya diteken akhir Januari 2026: *Rp2,9 Miliar*. Kerja fisik sudah *90% tuntas*.

 

Realitanya pahit: dana masuk ke dia baru *Rp1,76 Miliar*. Masih kurang *Rp1,14 Miliar*. Modal habis. Tenaga habis. Jalan terakhir: segel lokasi sebagai protes.

 

Baca Juga :  Polemik Asap PT PMS: Tindakan Tegas Kini atau Warga Jadi Korban 

“Modal saya sudah habis tertanam di sini. 10% lagi nggak sanggup lanjut kalau hak nggak dibayar,” tegas Edy.

 

Pemda: “Kami Sudah Lunas, Silakan Tanya PT Adhi Karya”

Satker PU Pemprov Bengkulu lewat Arief banting meja. Tegas: pembayaran pemerintah ke PT Adhi Karya sudah *lunas 100% sesuai progres terverifikasi*.

 

“Dana negara sudah cair. Kalau nggak nyampe ke subkon, itu urusan internal PT Adhi Karya. Tanggung jawab penuh ada di manajemen mereka,” ujar Arief.

 

Artinya jelas: APBN/APBD sudah keluar dari kas negara. Tapi distribusi ke bawah macet.

 

Nadya Fitriasih Koordinator Wilayah MBG  mengonfirmasi “penyegelan 2 titik dilakukan karena vendor belum terima hak utuh. Komunikasi penyelesaian masih jalan, ” Ujarnya

Baca Juga :  PT. USM Wujudkan Kepedulian Lewat Penyerahan Hewan Qurban ke Desa Penyangga

 

MBG untuk Rakyat, Tapi Rakyat yang Bangun Disegel

Ini ironi paling telanjang. Program Makan Bergizi Gratis + Pasar Bergulir digadang untuk UMKM + ekonomi rakyat.

PT Adhi Karya Dituding Tahan Pembayaran Subkon Rp1,14 M. Uang Rakyat Cair, Pekerja Lapangan Tercekik. (Foto:Invs)

Faktanya: orang yang pasang paving blok untuk pasar justru disegel karena upahnya ditahan. Proyek untuk publik, tapi publik yang kerja malah dicekik.

 

Publik pun Mempertanyakan ke PT Adhi Karya

1. Dana Rp1,14 Miliar sisa pembayaran Edy Suyoto sekarang di mana?

2. Kapan disalurkan ke subkon?

3. Kapan segel dibuka supaya 10% sisa pekerjaan tuntas dan pasar bisa dipakai warga?

Baca Juga :  Tunjangan Profesi Guru 2024 di Kota Bengkulu Rampung di Bayarkan

*Tantangan Redaksi*

Investigasi.News Bengkulu menantang PT Adhi Karya buktikan komitmen BUMN Karya. Jangan jadikan subkon lapangan sebagai “bank tanpa bunga”.

 

Hak jawab terbuka 24 jam. Klarifikasi + data akan dimuat utuh tanpa edit sesuai Kode Etik Jurnalistik.

 

Segel yang terpasang hari ini bukan cuma segel pintu proyek. Itu segel kepercayaan publik ke kontraktor besar yang pegang uang negara.

 

Pasar Bergulir harusnya menggerakkan ekonomi. Jangan sampai justru mematikan ekonomi pekerja kecil Bengkulu.(Red)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest