Cawalkot Bengkulu Dedy Wahyudi Nyoblos di TPS 04 Jalan Gedang

More articles

Bengkulu, Investigasi.news – Calon Wali Kota Bengkulu nomor urut 5, Dedy Wahyudi menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkulu tahun 2024 dengan melakukan pencoblosan di TPS 04 Perumahan Alas Maras Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka, Rabu (27/11/2024).

Kehadiran Dedy Wahyudi di TPS ditemani oleh keluarga tercinta, dan ia menyampaikan rasa syukurnya setelah berpartisipasi dalam Pemilu kali ini.

“Alhamdulillah, sebagai warga negara yang baik, kami sekeluarga sudah memberikan hak suara. Ini bukti kami sudah mencoblos, dan hari ini tentu menjadi penentu nasib Kota Bengkulu ke depan,” ujar Dedy usai mencoblos.

Dedy juga berharap masyarakat Kota Bengkulu dapat memilih pemimpin yang memiliki visi terbaik untuk kemajuan kota.

Baca Juga :  FABB Gelar Hearing ke DPRD Bengkulu, Sorot Pengelolaan APBD hingga Pelayanan Publik BENGKULU – Forum Aktivis Bengkulu Bersatu (FABB) mengagendakan pertemuan dengar pendapat atau hearing dengan DPRD Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat. Kegiatan ini bertujuan meminta klarifikasi dan penjelasan mendalam terkait sejumlah persoalan dan kasus yang mencuat serta menjadi perhatian publik di Bumi Rafflesia. Ketua dan perwakilan FABB mengonfirmasi rencana tersebut pada Rabu (22/6/2026). Menurutnya, pertemuan yang akan dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu ini sudah dipersiapkan matang, lengkap dengan sejumlah poin pertanyaan yang akan disampaikan langsung kepada pimpinan dan komisi terkait. “Kita dari FABB akan mengadakan hearing ke DPRD Provinsi Bengkulu. Tujuannya jelas, menanyakan langsung perkembangan dan penanganan kasus-kasus yang ada di provinsi ini. Kami ingin memastikan transparansi dalam setiap penanganan masalah, karena masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas terkait proses hukum dan kebijakan pemerintah daerah,” ungkap perwakilan FABB. Beberapa isu utama yang akan disorot antara lain pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pelaksanaan proyek-proyek strategis daerah, hingga kualitas pelayanan publik yang dinilai belum berjalan optimal. Pihaknya menegaskan, tidak boleh ada kasus yang mengendap atau dibiarkan tanpa kejelasan penyelesaian. “DPRD adalah wakil rakyat, harus menjadi jembatan aspirasi sekaligus pengawas utama jalannya pemerintahan. Kami tidak ingin ada hal yang ditutup-tutupi. Jawaban yang kami harapkan bukan sekadar penjelasan administratif, tetapi juga pemaparan substansi dan solusi nyata atas masalah yang ada,” tegasnya. Selain menagih kejelasan kasus, FABB juga akan mendorong DPRD untuk lebih aktif membuka ruang dialog dengan masyarakat sipil. Komunikasi dua arah dinilai sangat diperlukan agar setiap kebijakan yang disusun benar-benar tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan warga. “Kami siap menjadi mitra kritis pemerintah dan dewan. Jika ada kebijakan yang pro rakyat, kami pasti dukung sepenuhnya. Namun, jika ada hal yang menyimpang atau merugikan masyarakat, kami juga berkewajiban untuk bersuara dan mengingatkan,” tambahnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Provinsi Bengkulu belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal pasti pelaksanaan hearing. Namun, Sekretariat DPRD menyatakan bahwa setiap aspirasi yang masuk dari masyarakat akan selalu difasilitasi dan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. Langkah yang diambil FABB ini ternyata mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Warga menilai kegiatan ini sangat penting agar tidak muncul informasi yang simpang siur atau menimbulkan keraguan di tengah publik terkait berbagai isu daerah. Sesuai surat permohonan yang tertanggal 8 Juni 2026, hearing ini direncanakan berlangsung pada pekan depan. Nantinya, seluruh hasil pertemuan dan penjelasan yang diperoleh akan disampaikan kembali secara terbuka kepada masyarakat luas oleh pihak FABB.

“Semoga rakyat Kota Bengkulu ke depan melihat visi-visi para kandidat dan insyaallah memilih yang terbaik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sudah ada, sekaligus menyempurnakan hal-hal yang masih kurang.

“Tentu kita berharap, berdoa, dan berikhtiar untuk melanjutkan program yang telah berjalan. Yang belum sempurna, akan kita sempurnakan. Masyarakat sudah merasakan hasil nyata selama ini,” tegasnya.

Dedy juga menaruh kepercayaan penuh pada kecerdasan masyarakat Kota Bengkulu dalam menentukan pilihan.

“Warga Kota Bengkulu adalah orang-orang cerdas, yang mengenal rekam jejak pemimpinnya. Mudah-mudahan, insyaallah, kita bisa melanjutkan program ini sehingga masyarakat betul-betul bahagia dan realistis,” tutupnya. (Annisa)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest