JAKARTA, Investigasi.news – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bengkulu Dr. H. Haryadi, S.Pd., M.M., M.Si. bersama jajaran pengurus menghadiri rangkaian pembukaan The 10th Education International Asia-Pacific (EIAP) Regional Conference 2026 yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Dalam konferensi pendidikan tingkat internasional tersebut, Dr. H. Haryadi didampingi Wakil Ketua V Dr. Asep Suparman, S.Pi., M.Pd. serta Wakil Sekretaris III Nurfira Lantika, S.Pd.
Ketiganya mengikuti sejumlah agenda, mulai dari Conference Opening, Plenary, hingga Conference Reception sebagai bagian dari rangkaian kegiatan konferensi regional tersebut.
Konferensi yang diikuti peserta dari lebih dari 50 negara ini menjadi forum strategis untuk mempererat hubungan antarlembaga, memperluas jejaring kerja sama, serta memperkuat solidaritas para pendidik dan organisasi guru di kawasan Asia-Pasifik.
Keikutsertaan jajaran PGRI Provinsi Bengkulu dalam forum internasional ini mencerminkan komitmen organisasi untuk terus memperkuat komunikasi, membangun kolaborasi, serta meningkatkan persatuan guru dalam menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Selain menjadi wadah pertemuan antarorganisasi guru, konferensi tersebut juga membuka peluang pertukaran gagasan, pengalaman, dan perspektif dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat profesionalisme tenaga pendidik.
Melalui partisipasi ini, PGRI Provinsi Bengkulu diharapkan dapat semakin memperkuat perannya dalam mendukung kemajuan pendidikan, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Berbagai wawasan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan organisasi serta peningkatan kualitas dan kompetensi guru di Provinsi Bengkulu.
Konferensi ini juga diharapkan menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan dalam memperjuangkan kepentingan guru.
Dengan semangat perjuangan, persatuan, dan kebersamaan, PGRI terus menggaungkan semboyan:
“Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas! Yes!”
Wartawan:prida





