Dari 80 Ribu BumDes Se-Indonesia, Hanya 8 Yang Diundang! BumDes Sumber Rezeki Air Bening Wakili Bengkulu di Trade Expo Indonesia ke-41

More articles

REJANG LEBONG, Investigasi.News -Dari lebih dari 80 ribu Badan Usaha Milik Desa (BumDes) yang tersebar di seluruh Indonesia, hanya 8 BumDes yang mendapatkan undangan eksklusif dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT). Salah satunya adalah BumDes Sumber Rezeki, Desa Air Bening, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Kepercayaan besar tersebut dibuktikan dengan keikutsertaan BumDes Sumber Rezeki dalam ajang pameran internasional terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026, yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 14-18 Oktober 2026.

BumDes Sumber Rezeki yang dipimpin oleh Ketua BumDes Eko Teguh Budiharto di bawah kepemimpinan Kepala Desa Air Bening Nusa Jaya Putra, tampil membawa produk kebanggaan desa, yakni Kopi Cang Eng atau yang dikenal dengan merek dagang Kopi Bangau Mas.

Baca Juga :  Libur Nataru, Pendapatan Pedagang Pantai Zakat Melonjak

Kopi Cang Eng Bangau Mas merupakan kopi asli dataran tinggi Air Bening yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama petani kopi di desa tersebut.

Kepala Desa Air Bening, Nusa Jaya Putra, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena desanya bisa terpilih dari ribuan BumDes se-Indonesia.

“Dari 80 ribu lebih BumDes se-Indonesia, hanya 8 yang diundang oleh Kemendes PDT. Dan Desa Air Bening dipercaya menjadi salah satunya. Ini adalah sejarah bagi desa kami. Ini bukti kerja keras Ketua BumDes kami, Saudara Eko Teguh Budiharto, dan seluruh petani kopi Air Bening,” ujar Kades Nusa Jaya Putra.

Senada dengan Kades, Ketua BumDes Sumber Rezeki, Eko Teguh Budiharto, menjelaskan tujuan utama keikutsertaan dalam TEI ke-41 adalah untuk mendapatkan pembeli dari luar negeri.

Baca Juga :  Kopi Bengkulu Go International: Festival Kopi Kepahiang Jadi Panggung UMKM Naik Kelas

“Tujuan kami jelas, agar BumDes mendapat buyer dari luar negeri. Kami tidak ingin Kopi Bangau Mas hanya dikenal di Rejang Lebong saja. Kami ingin kopi petani Air Bening bisa diekspor ke luar negeri. TEI ini adalah pintu gerbangnya,” tegas Eko Teguh Budiharto.

Kebanggaan semakin lengkap karena stan Provinsi Bengkulu pada pameran tersebut dikunjungi langsung oleh Menteri Desa PDT, Bapak Yandri Susanto. Kehadiran Menteri menjadi suntikan semangat bagi BumDes Sumber Rezeki.

Prestasi ini tidak datang secara tiba-tiba. Desa Air Bening merupakan desa binaan dari Ninna Christa Marya, S.Pd., selaku Konsultan Pendamping Desa yang saat ini tengah merintis pendirian Sekolah Kopi di Desa Air Bening.

Menurut Ninna, undangan eksklusif untuk 8 BumDes tersebut didapatkan karena BumDes Sumber Rezeki sebelumnya telah melakukan audiensi langsung ke Kemendes PDT terkait rencana pendirian Sekolah Kopi di Air Bening.

Baca Juga :  XIAO LAKE Villa, Pilihan Akomodasi Nyaman dengan Panorama Danau dan Kuliner Nusantara

“Kuota 8 BumDes ini didapatkan karena BumDes Sumber Rezeki sudah audiensi di Kemendes PDT untuk membuat Sekolah Kopi di Desa Air Bening. Kemendes melihat keseriusan Desa Air Bening untuk membangun ekosistem kopi dari hulu ke hilir,” jelas Ninna.

Adapun 8 BumDes yang diundang oleh Kemendes PDT berasal dari berbagai daerah, mulai dari Papua, Kalimantan, dan Sumatera yang diwakili oleh Desa Air Bening dari Provinsi Bengkulu.

Kegiatan BumDes Sumber Rezeki di kancah internasional ini juga mendapat dukungan penuh dari Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong.

Dengan menjadi 1 dari 8 BumDes terbaik se-Indonesia, Desa Air Bening telah membuktikan bahwa desa kecil di pelosok Bengkulu mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, serta mampu membawa harum nama Provinsi Bengkulu.

Penulis: Red

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest