Rejang Lebong, Investigasi.News– Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kemajuan desa ditunjukkan oleh masyarakat Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, pada Kamis (25/6/2026). Melalui upaya swadaya dan dukungan donatur, warga sedang melaksanakan pelebaran badan jalan di Dusun V yang menuju permukiman warga dan Tempat Pemakaman Umum (TPU).
Kegiatan ini berjalan lancar dan disambut antusias. Sebagian warga secara sukarela menghibahkan tanah miliknya tanpa meminta ganti rugi. Selain itu, pengusaha lokal yang akrab disapa Man Ayam atau Selamat Riadi turut berperan sebagai donatur dengan membiayai penyewaan alat berat menggunakan dana pribadinya.
Kepala Desa Air Meles Bawah, Suprojo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya.
“Saya sangat bersyukur atas bantuan Bapak Selamat Riadi yang telah mendanai penyewaan alat berat, serta kepada warga yang rela menghibahkan tanah tanpa imbalan apa pun. Ini bukti kepedulian luar biasa demi kemajuan desa. Semoga Allah SWT membalas kebaikan mereka dengan rezeki yang berlimpah,” ujarnya.
Pelebaran jalan ini memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar akhir mencapai 6 meter. Setelah pekerjaan selesai, pemerintah desa berencana melanjutkan pembangunan saluran drainase untuk mencegah genangan air saat musim hujan tiba.
Anggota Badan Musyawarah Adat (BMA) Desa Air Meles Bawah, Selamat Winardi, mengaku bangga melihat tingginya semangat warga. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini murni hasil gotong royong masyarakat dan dukungan donatur.
Manfaatnya pun langsung dirasakan warga. Piska Irawan, salah satu warga yang rumahnya berada di jalur tersebut, menyatakan kegembiraannya.
“Kami sangat berterima kasih. Jalan di depan rumah kini lebih luas dan nyaman. Kami pun rela menghibahkan tanah seluas 1,5 x 10 meter demi kepentingan bersama tanpa meminta ganti rugi,” katanya.
Hal senada disampaikan Kijan, warga yang telah tinggal di kawasan itu selama empat tahun. Ia mengingat kondisi sebelumnya yang sangat sempit dan sering tergenang air saat hujan.
Kepala Dusun V, Brigit Burnio, juga memberikan apresiasi.
“Dengan jalan yang lebih lebar ini, kendaraan roda dua maupun roda empat bisa melintas dengan lancar menuju rumah warga dan TPU tanpa hambatan lagi,” jelasnya.
Pelebaran jalan di Dusun V ini menjadi contoh nyata keberhasilan pembangunan berbasis swadaya masyarakat. Akses yang sebelumnya menjadi kendala kini teratasi, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan sosial warga ke depannya.
Wartawan ; Prida








