BENGKULU, Investigasi.News -Nama Bengkulu kembali menggema di kancah bulu tangkis nasional. Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026 yang digelar 17-22 Agustus berjalan lancar dan sukses menarik perhatian PP PBSI.
Di balik kelancaran itu, ada peran penting Suharto selaku Ketua Pengprov PBSI Bengkulu yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas PP PBSI. Kepercayaan menjadi tuan rumah Sirnas B tidak lepas dari kiprah dan jaringan beliau di tingkat pusat.
Turnamen ini diikuti *422 atlet* dari berbagai daerah. Memasuki hari ketiga, seluruh pertandingan berjalan sesuai jadwal. Bahkan beberapa laga selesai lebih cepat dan tidak sampai larut malam.
*PP PBSI: Pendaftar Terbanyak, Penyelenggaraan Bagus*
Kepala Bidang Turnamen dan Monev PP PBSI, Wahyana, memberikan penilaian positif untuk Bengkulu.
“Bisa dikatakan Sirkuit Nasional B di Bengkulu cukup berhasil, terutama dari jumlah pendaftar yang termasuk terbanyak,” ujar Wahyana.
Ia menyebut kelancaran jadwal, kesiapan arena, dan sarana pendukung menjadi poin penting dalam evaluasi. “Untuk Bengkulu cukup bagus,” katanya.
*Efek Ekonomi: 1.500 Orang Gerakkan UMKM*
Suksesnya Sirnas B bukan hanya soal prestasi di lapangan. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, orang tua dan pendamping diperkirakan mencapai *1.500 orang*.
Jumlah itu langsung menggerakkan sektor perhotelan, rumah makan, transportasi, hingga pusat perbelanjaan di Bengkulu.
Selain itu, para peserta dari luar daerah juga berkesempatan mengenal wisata dan potensi Bengkulu. Sirnas B pun menjadi ajang promosi daerah sekaligus penggerak ekonomi lokal.
*Bengkulu Siap Naik Kelas ke Sirnas A*
Kesuksesan ini membuka peluang besar. Pada 2027 PP PBSI berencana menggabungkan Sirnas A dan B dengan skala jauh lebih besar. Jumlah kelompok bertanding naik dari 3 menjadi 6, dan peserta diprediksi tembus 1.000 hingga 1.500 atlet.
“Kalau 1.000 atlet, minimal membutuhkan 10 lapangan. Kalau 1.500 atlet, bisa membutuhkan sekitar 15 lapangan,” jelas Wahyana.
Menanggapi itu, Ketua Panitia Pelaksana Sirnas B Bengkulu 2026, Kussujiantho Utomo, menyatakan kesiapan.
“Kami berterima kasih kepada PP PBSI yang telah memberikan kepercayaan kepada Bengkulu. Ketika diberikan amanah untuk penyelenggaraan Sirkuit Nasional A, Bengkulu siap. GOR pendamping juga sudah disiapkan,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah ikut mendukung peningkatan fasilitas agar Bengkulu benar-benar siap menjadi tuan rumah event berskala nasional.
Dengan fondasi yang sudah terbangun, Sirnas B 2026 bisa menjadi pintu bagi Bengkulu untuk naik kelas. Bukan hanya sebagai tuan rumah pertandingan, tetapi juga sebagai destinasi sport tourism yang mendatangkan atlet dan menggerakkan ekonomi daerah.(Red)





