REJANG LEBONG, Investigasi.News– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu menggelar Pelatihan Wartawan Ekonomi selama tiga hari, 7-9 September 2026 di Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BI mendorong pengembangan ekonomi daerah, khususnya komoditas kopi dari hulu hingga ke hilir.
Pada hari kedua, Selasa 8 September 2026, puluhan wartawan diajak praktik langsung menjadi barista di Hutan Resort yang berada di atas bukit Danau Mas Bastari, Rejang Lebong.
Belajar Meracik Kopi Bareng Juara Nasional
Dalam sesi “Icak-Icak Jadi Barista” para peserta mendapat pelatihan langsung dari barista kelas nasional. Hadir sebagai pemateri Nick yang merupakan Juara 1 Barista Competition Se-Regional Sumatera 2026, Bowok Juara 2 Barista Challenge Bengkulu 2025, dan *Arizon* barista dari Hutan Resort.
Materi pelatihan mencakup teknik penyeduhan kopi, penyicipan rasa kopi arabika, pencampuran kopi dengan susu, hingga pembuatan hiasan latte art. Para wartawan tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari menakar biji kopi, mengatur suhu air, cara mengaduk, hingga menuang dengan teknik yang benar.
“Kegiatan ini memang untuk pengembangan SDM barista. Kami ingin rekan-rekan media memahami proses kopi Bengkulu secara utuh, bukan hanya dari sisi data ekonomi saja,” ujar perwakilan BI Bengkulu.

Pelatihan ini turut dihadiri langsung oleh Kepala KPw BI Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat. Kasi Humas Tulus, dan Afri Jhonson.
Suasana Meriah dengan Lomba Makan Kerupuk
Rangkaian kegiatan juga diisi lomba makan kerupuk yang berlangsung meriah. Ini masih dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 dan menjadi penyegar suasana pelatihan.
Untuk jamuan, panitia menyuguhkan menu khas lokal seperti jagung rebus, kacang tanah, ubi rebus, dan minuman jeruk lemon. Para peserta terlihat menikmati suasana sejuk Danau Mas Bastari sambil berdiskusi santai.
Dororong Wartawan Jadi Corong Promosi Kopi Bengkulu
Melalui pelatihan ini, BI Bengkulu berharap para wartawan dapat lebih memahami proses pengembangan kopi Bengkulu dan turut aktif mempromosikannya ke khalayak luas.
“Dengan merasakan langsung prosesnya, kami berharap media bisa menjadi mitra strategis untuk mengangkat potensi kopi Bengkulu agar semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Wahyu Yuwana Hidayat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di atas bukit dengan latar keindahan Danau Mas Bastari.
*Penulis: Redaksi*





