Jakarta,Investigasi.News– Pengurus Pusat Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menerima surat resmi dari Duta Besar Republik Federasi Rusia untuk Indonesia, Bapak Sergei Tolchenov. Surat tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Umum Nasional PPWI, Bapak Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA., yang juga merupakan tokoh Hak Asasi Manusia internasional dari Indonesia.
Dalam suratnya, Dubes Tolchenov dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PPWI di dalam dan luar negeri atas partisipasi aktifnya dalam Telekonferensi Internasional yang digelar pada Kamis (19/3/2026). Acara yang berpusat di Vienna, Austria, membahas dinamika konflik Rusia-Ukraina dengan fokus pada dugaan kejahatan perang terhadap penduduk sipil di Belgorod, Rusia, dan diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai negara serta organisasi internasional.
Perwakilan PPWI pada kesempatan itu menyampaikan pernyataan konstruktif yang menyerukan komunitas internasional, terutama PBB, untuk segera mengambil langkah konkret guna menghentikan pertempuran dan mewujudkan perdamaian abadi di kawasan Eropa Timur.
Dubes Tolchenov menyatakan bahwa kontribusi PPWI menunjukkan rasa kepedulian terhadap korban perang, pemahaman yang mendalam tentang geopolitik dunia, serta komitmen kuat terhadap nilai-nilai perdamaian dan keadilan internasional. Menurutnya, hal ini memberikan kontribusi positif bagi pemahaman antara bangsa Rusia dan Indonesia, serta dengan komunitas internasional secara luas.
Ia juga menegaskan bahwa ucapan terima kasih tersebut diberikan untuk seluruh keluarga besar PPWI yang menunjukkan solidaritas tinggi dalam menghadapi isu penting dunia, dan berharap hubungan erat serta saling menghargai antara Rusia dengan PPWI dan bangsa Indonesia akan terus diperkuat melalui kerja sama yang bermanfaat.
Sebagai penutup, Dubes Tolchenov menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah bagi seluruh umat Islam di Indonesia dan anggota PPWI yang merayakannya, serta mengucapkan mohon maaf lahir dan batin sesuai tradisi budaya Indonesia.
Wartawan: Hidayat





