Bengkulu, Investigasi News – Dalam Mendukung pertumbuhan industri kreatif di era digital, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menerima audiensi pengurus Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) DPW Bengkulu di ruang kerjanya, Selasa (15/7).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Gubernur Helmi mendorong sinergi antara komunitas kreatif dan pemerintah daerah untuk menciptakan ruang-ruang publik yang inovatif serta memperkuat peran pelaku UMKM lokal di tengah persaingan global.
“Kehadiran GEKRAFS menjadi semangat baru untuk mendorong geliat ekonomi kreatif di Bengkulu. Perkembangan zaman menuntut kita untuk terus beradaptasi, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujar Helmi.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana informasi dan promosi yang dapat menjangkau masyarakat luas.
“Kalau tidak mengikuti perkembangan zaman, kita akan tertinggal. Hari ini, semua serba digital. Informasi bisa diakses kapan pun dan di mana pun. Karena itu, masyarakat harus mendapatkan informasi yang cukup, termasuk melalui media sosial seperti TikTok dan lainnya,” jelasnya.
Gubernur juga mengajak GEKRAFS untuk menyusun program bersama yang dapat melibatkan pelaku UMKM lokal, sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk kreatif dari Bengkulu.
“Buatlah kegiatan yang bisa melibatkan UMKM kita. Ini penting agar produk lokal bisa lebih dikenal dan diterima oleh masyarakat luas. Kita harus bangga dengan produk UMKM dari Bumi Merah Putih,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua GEKRAFS DPW Bengkulu, Ihsan Sobari, menyampaikan bahwa GEKRAFS hadir sebagai wadah kolaboratif bagi pelaku ekonomi kreatif di daerah untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan.
“GEKRAFS hadir untuk mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif di Bengkulu. Kami ingin menjadi jembatan antara pelaku kreatif dan pemerintah, agar tercipta kolaborasi nyata dalam bentuk program maupun penyediaan ruang publik yang bisa diakses generasi muda,” ujarnya.
Ihsan juga menegaskan kesiapan GEKRAFS untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam berbagai kegiatan yang berdampak langsung terhadap UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal.
“Kami siap mendukung penuh. Harapan kami, Bengkulu dapat menjadi salah satu daerah yang menonjol dalam sektor kreatif dan budaya, dengan kolaborasi lintas sektor,” tutupnya.(***)







