Rejang Lebong, Investigasi.News – Paguyuban Lembur Kuring (PLK) Kabupaten Rejang Lebong resmi menetapkan Asep Suparman sebagai Ketua Paguyuban untuk masa bakti 2026–2031 dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Rakiti, Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan, Rabu (10/06/2026), berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong yang diwakili Sekretaris Daerah Iwan Badar, didampingi Asisten I Bobbi, Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah, Kepala Satpol PP, Ketua BMA, Plt Camat Curup Selatan, Kepala Desa Rimbo Recap, serta para tokoh dan pimpinan organisasi etnis yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.
Hadir pula perwakilan berbagai organisasi kedaerahan dan paguyuban, seperti HMBB, PMJB, IKJJP, IKM, Semaku, serta organisasi etnis lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap keberlangsungan dan kemajuan Paguyuban Lembur Kuring.
Proses pemilihan berlangsung secara aklamasi, mencerminkan kuatnya persatuan dan kekompakan keluarga besar masyarakat Sunda yang tergabung dalam Paguyuban Lembur Kuring Kabupaten Rejang Lebong.
Asep Suparman dipercaya untuk memimpin organisasi masyarakat berbasis budaya dan kekerabatan tersebut selama lima tahun ke
depan.
Usai pelaksanaan Musda, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus baru yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Paguyuban Lembur Kuring Provinsi Bengkulu, H. Atang Solihat, BE, S.Sos
Dalam sambutannya, Asep Suparman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa Paguyuban Lembur Kuring semakin aktif dalam memperkuat persaudaraan, menjaga nilai-nilai budaya Sunda, serta meningkatkan kontribusi sosial di tengah masyarakat Rejang Lebong.
“Ke depan, PLK tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga harus mampu menjadi organisasi yang memberi manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas melalui kegiatan sosial, budaya, serta pembangunan kebersamaan,” ujarnya.
Musda tersebut juga menjadi momentum evaluasi program kepengurusan sebelumnya sekaligus penyusunan arah organisasi untuk periode mendatang. Sejumlah program strategis dibahas, mulai dari penguatan struktur organisasi, pemberdayaan anggota, hingga pelestarian budaya daerah.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru periode 2026–2031, diharapkan Paguyuban Lembur Kuring Kabupaten Rejang Lebong semakin solid, berkembang, dan mampu menjadi ruang pemersatu masyarakat dalam semangat gotong royong dan kebhinekaan.
Wartawan:Prida








