CAMAT XIV KOTO BERGERAK CEPAT: TANGGAPI KESUSAHAN WARGA, WUJUDKAN KEPEDULIAN YANG NYATA

More articles

Mukomuko, Investigasi. News– Kepedulian dan kepekaan hati terhadap sesama menjadi landasan mulia yang tercermin dalam tindakan nyata Pemerintah Kecamatan XIV Koto. Hal ini terlihat jelas ketika Camat XIV Koto, Andrianto, S.AP, segera bergerak cepat menyikapi laporan mengenai kondisi warganya, Kasmi Yati dari Dusun Lubuk Sanai II, yang terbaring lemah dalam sakit yang berkepanjangan. Beliau belum mampu mendapatkan pengobatan secara maksimal, sehingga rasa sakit yang dideritanya belum dapat teratasi sepenuhnya dan harapan untuk kesembuhan masih terasa berat digapai.

 

Dalam keterangannya yang disampaikan dengan suara terasa haru, Kasmi Yati menceritakan betapa beratnya perjalanan hidup yang harus ia lalui sejak jatuh sakit. Kondisinya memaksa putrinya yang masih berusia remaja mengorbankan masa pertumbuhan, masa sekolah, serta kebebasan yang seharusnya dinikmati oleh anak seusianya. Sang putri kini terpaksa menjadi tulang punggung keluarga sekaligus mengurus segala kebutuhan dan biaya pengobatan ibunya. “Begitulah kenyataan yang harus kami jalani, semoga ada uluran tangan yang dapat meringankan beban ini,” ujarnya dengan nada penuh doa dan harapan.

Baca Juga :  Alami Gangguan Saraf, Wanita 25 Tahun Dibawa Ke RSJKO

 

Berita mengenai kesusahan tersebut disampaikan terlebih dahulu oleh tokoh masyarakat setempat, yang kemudian segera didengar dan ditindaklanjuti oleh Camat XIV Koto. Tanpa menunda waktu, Andrianto langsung berkoordinasi erat dengan Kepala Desa dan jajaran Pemerintah Desa terkait untuk melaksanakan kunjungan langsung ke tempat kediaman warga tersebut.

 

Dalam kesempatan itu, bantuan sosial segera diserahkan tidak hanya kepada Kasmi Yati di Lubuk Sanai II, tetapi juga diperluas menjangkau dua orang anak yatim piatu yang tinggal di wilayah Lubuk Sanai III. Kedua anak ini masih sangat membutuhkan kasih sayang orang tua, perhatian, akses pendidikan, serta kebutuhan hidup sehari‑hari, namun harus menerima kenyataan pahit yang telah ditetapkan oleh takdir.

 

Saat menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok, Camat Andrianto menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati. Beliau juga menegaskan komitmen yang tegas:

 

“Bantuan ini baru langkah awal. Saya akan segera menyampaikan kondisi ini secara resmi kepada Pemerintah Daerah serta instansi terkait, yaitu Dinas Sosial, Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), agar warga kami benar‑benar terbantu secara menyeluruh—baik untuk biaya pengobatan lanjutan Hesma Yati maupun jaminan pendidikan bagi kedua anak yatim tersebut.”

Baca Juga :  BKD Mukomuko: Setoran PAD dari PDAM Tirta Selagan Hingga Kini Nihil  

 

Lebih lanjut, Camat Andrianto memberikan pesan yang mendalam dan berwibawa kepada seluruh jajaran pemerintahan desa di wilayahnya: “Mari kita bersama‑sama membudayakan rasa kepedulian yang tulus. Setidaknya kita hadir, mendengar, memberikan perhatian, serta mengarahkan solusi terbaik bagi mereka yang sedang tertimpa musibah. Kita juga akan melanjutkan dan memperkuat program ‘Jumat Berkah’ yang telah dirintis sebelumnya, agar kebaikan ini terus mengalir dan terorganisir dengan baik,” tegasnya.

 

Salah seorang warga yang turut mengamati dan dengan keterbatasan kemampuannya tetap ingin berbagi, menyampaikan harapan yang sama kepada awak media. “Alangkah indah dan menjadi teladan kebaikan jika kepedulian yang ditunjukkan pemerintah ini dapat diselesaikan secara tuntas dan berkelanjutan. Ini akan menjadi contoh nyata bahwa pemimpin benar‑benar hadir di tengah kesusahan rakyatnya,” ujarnya tulus.

Baca Juga :  Personel Polres Bengkulu Selatan Jalani Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun 2026

 

Selain bantuan sosial yang telah diberikan, Pemerintah Kecamatan dan Desa juga siap memfasilitasi serta membantu mengajukan berbagai akses dukungan resmi lainnya yang tersedia, guna memperkuat pertolongan tersebut:

 

“BPJS Kesehatan PBI, yaitu jaminan kesehatan yang disediakan secara cuma‑cuma oleh pemerintah untuk menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan medis;

 

“Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga secara berkala dan berkelanjutan;

 

“Bantuan khusus dari Dinas Sosial, yang dapat dialokasikan untuk mendanai proses pengobatan lanjutan dan pemulihan kondisi kesehatan;

 

“Beasiswa pendidikan, agar kedua anak yatim piatu tersebut tetap dapat melanjutkan sekolah dan tidak terputus jalannya meraih masa depan yang lebih baik.

 

Semoga Bapak dan Ibu yang telah berjuang serta ikut andil memberikan pertolongan diberikan kemudahan di setiap langkahnya, dilimpahkan rezeki dan keberkahan yang berlipat ganda. Semoga hati sang anak remaja segera terhibur, kondisi kesehatan Hesma Yati cepat membaik dan sembuh sepenuhnya, serta kedua anak yatim piatu itu tumbuh dengan sehat, cerdas, dan penuh semangat.

 

Semoga para pemimpin daerah senantiasa segera hadir dan memberikan pertolongan yang layak, adil, serta tepat sasaran. (HD)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest