Kepentingan Politik CPM Hambat Dana BOS, Siswa dan Guru Menderita ?

More articles

Taliabu, Investigasi.newsKeterlambatan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SMP dan SD, serta Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) TK-PAUD, menjadi perhatian serius. Dana yang seharusnya cair bulan lalu belum juga tersedia hingga saat ini. Penundaan ini diperkirakan disebabkan oleh kepentingan politik yang melibatkan Citra Puspasari Mus (CPM), kepala Dinas Pendidikan Pulau Taliabu.

Menurut sumber yang enggan dipublikasikan namanya, dana tersebut sudah tersedia di portal atau rekening sekolah. Namun, pihak dinas pendidikan menunda pencairan dengan alasan menunggu kedatangan CPM.

“Pihak dinas tidak berani memberikan rekomendasi karena menunggu CPM, karena akan ada pergantian, padahal dana tersebut seharusnya sudah cair bulan lalu,” ungkap sumber tersebut, Rabu(7/8).

Baca Juga :  Anggota DPRD Agam Dapil III Dengar Aspirasi Masyarakat Kamang Magek

” Keterlambatan pencairan dana BOS sangat disayangkan, dana BOS yang seharusnya dicairkan agar dapat menunjang proses belajar mengajar kenapa harus ditahan-tahan lagi?” tambah sumber tadi bernada tanya. Hal ini tentu berdampak negatif pada operasional sekolah, terutama dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.

Keterlambatan pencairan dana yang diharapkan ini mengakibatkan penderitaan bagi siswa dan tenaga pendidik. Di SD Bahu, misalnya, siswa terpaksa belajar tanpa kursi dan meja, hanya dengan berbaring di lantai. Situasi ini menunjukkan dampak langsung dari ketidakpastian pencairan dana terhadap proses pendidikan.

Citra Puspasari Mus, yang juga merupakan bakal calon Bupati Pulau Taliabu, tengah aktif dalam politik dan berusaha meraih dukungan partai untuk pencalonannya bersama La Utu Ahmadi sebagai calon Wakil Bupati. Keduanya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif, dan hingga kini status pengunduran diri mereka sebagai ASN belum jelas sehubungan dengan keterlibatan politik mereka.

Baca Juga :  Dugaan Penggelapan Dana Tiket dan Sewa Kios di Pantai Bandengan Memanas

Penundaan ini menunjukkan dampak negatif dari aktivitas politik terhadap kinerja Dinas Pendidikan. Dengan adanya rencana pergantian pegawai yang belum jelas, penundaan pencairan dana BOS dan BOP semakin memperburuk keadaan.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi kepala dinas pendidikan, CPM, mengenai keterlambatan pencairan dana tersebut. Keputusan dari kepala dinas sangat dinantikan untuk memastikan agar pencairan dana dapat segera dilakukan dan masalah ini tidak berlarut-larut.

Desakan agar pihak berwenang segera mengambil tindakan terus bergulir, mengingat betapa pentingnya dana BOS dan BOP untuk mendukung proses belajar mengajar di Pulau Taliabu.

(Red)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest