Padang, bengkulu.investigasi.news – Bank Nagari bersama Dewan Pengurus Masjid Indonesia Wilayah Sumatera Barat meluncurkan aplikasi Digital Masjid Information (DMI) dalam rangka memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan masjid dan mushala di Sumbar.
“Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dan juga pengurus masjid dalam menyediakan informasi mengenai kegiatan masjid termasuk kemudahan dalam penyaluran infak secara digital,” kata Dirut Bank Nagari Muhammad Irsyad di Padang, Sabtu.
Irsyad mengatakan salah satu tantangan dalam penguatan dan pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah adalah relatif masih rendahnya indeks literasi dan inklusi keuangan syariah itu sendiri.
Pihaknya menyadari banyak masyarakat yang belum memahami dengan baik tentang prinsip beraktivitas dan berusaha sesuai prinsip syariah. Hal ini dapat dimaklumi karena sudah cukup lama melakukan kegiatan secara konvensional.
Namun demikian, kondisi ini jadi penyemangat bagi pihak-pihak terkait untuk menjalin sinergi dan kolaborasi secara konkret untuk meningkatkan literasi dan ekonomi keuangan syariah tersebut.
“Acara hari ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, dan mudah-mudahan berjalan dengan lancar serta segera diiringi dengan implementasi sesuai dengan perannya masing-masing,” ucapnya.
Ia menyampaikan, aplikasi tersebut sekaligus menjembatani komunikasi antara Dewan Masjid Indonesia Sumbar dengan seluruh pengurus masjid dan musala.
Tak hanya, aplikasi DMI juga menjadi sarana efektif untuk menghimpun dana infak dan sedekah dari masyarakat baik yang ada di Sumbar maupun di rantau.
Aplikasi tersebut juga didukung dengan berbagai fitur seperti info masjid terdekat, ZIS (zakat, infak, sedekah) Digital, info penceramah, kegiatan masjid, jadwal sholat, dan dan fitur lainnya.
Kemudian, untuk lebih membumi, Bank Nagari berencana akan menukar nama aplikasi tersebut menjadi Nagari Digital Masjid.
Sementara Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah berharap dewan masjid dan pengurus masjid se Sumbar menyambut baik aplikasi tersebut dan menjadi terdepan dalam memperkuat keberadaan Bank Nagari di dalam berekonomi syariah.
“Kami harapkan ke depan seluruh masjid, mushala dan untuk lembaga lainnya di Sumbar seharusnya dananya ditempatkan di bank syariah terutama di Bank Nagari, milik asli orang Minang,” ucapnya.
Dengan hadirnya aplikasi tersebut, lanjutnya maka akan mempercepat dan memaksimalkan, sekaligus akan mengkongkretkan Bank Nagari untuk konversi ke bank syariah. Sc







