KAMMI Bengkulu Gelar Aksi Damai Bela Palestina, Suara Nurani Menggema dari Bumi Rafflesia

More articles

Bengkulu, Investigasi.News— Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bengkulu turun ke jalan, Minggu (12/10/2025), dalam Aksi Damai Bela Palestina. Dari Masjid Baitul Izzah hingga Pantai Panjang, gema takbir dan pekik solidaritas menggema, menyerukan keadilan bagi rakyat Palestina yang terus berjuang di bawah bayang-bayang penindasan.

Sekitar 150 massa berkumpul di halaman Masjid Raya Baitul Izzah, Jl. Pembangunan, Kecamatan Singaran Pati. Di bawah koordinasi Ridhoan, Kepala Bidang Kebijakan Umum PW KAMMI Bengkulu, massa memulai long march menuju Simpang 4 Padang Harapan sambil berorasi menyeru kepedulian kemanusiaan.

“Selama dunia masih bisu, kita tidak akan diam. Selama Al-Aqsha masih terinjak, kita akan terus bersuara,” seru salah satu orator melalui pengeras suara, disambut pekikan takbir peserta aksi.

Baca Juga :  Bengkulu Alami Defisit Beras 37 Ribu Ton, Tengku Zulkarnain: Kita Harus Dorong Swasembada Pangan

Dari Padang Harapan, barisan mahasiswa melanjutkan perjalanan menuju Simpang 5 Ratu Samban, di mana mereka menggelar penggalangan dana sukarela. Kardus bertuliskan “Peduli Palestina” berpindah tangan di antara warga yang melintas, menandakan antusiasme masyarakat yang turut bersimpati terhadap penderitaan di tanah para nabi.

Tak berhenti di sana, konvoi kendaraan yang membawa spanduk panjang bergambar bendera Palestina melaju ke Pantai Panjang – Kampung Nelayan Tradisional, menutup aksi dengan doa bersama dan pengumpulan donasi tambahan.

Dalam orasinya, para aktivis menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar bentuk simpati, tetapi seruan nurani bagi dunia agar tidak menutup mata terhadap krisis kemanusiaan di Palestina.

> “Badai ini bukan amarah, tapi panggilan nurani. Bengkulu bersuara untuk Palestina yang terus berjuang di bawah hujan peluru dan duka,” ujar salah satu koordinator lapangan di hadapan massa.

Baca Juga :  Wings Air Luncurkan Rute Baru Padang-Mukomuko-Bengkulu-Bandar Lampung

KAMMI Bengkulu menegaskan, seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan terpercaya untuk membantu warga Palestina, baik dalam bentuk kebutuhan medis, pangan, maupun dukungan psikologis bagi korban perang.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 17.00 WIB itu berjalan tertib, aman, dan lancar. Dengan peralatan sederhana — tiga megaphone, satu ambulans, dua spanduk sepanjang sepuluh meter, dan sepuluh kotak donasi — mahasiswa membuktikan bahwa solidaritas tidak harus ditunjukkan dengan kemewahan, melainkan dengan ketulusan.

Melalui kegiatan ini, KAMMI Bengkulu berharap semangat kepedulian terhadap Palestina terus tumbuh di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda.

“Ini bukan sekadar aksi, tetapi cermin dari kepedulian umat. Ketika dunia memilih diam, maka suara kecil dari Bengkulu ini akan menjadi bagian dari gema besar kemanusiaan,” ujar Ridhoan menutup kegiatan.

Baca Juga :  Gubernur Tiktok, Helmi Hasan Pangkas Anggaran Publikasi hingga 89 Persen

Aksi damai tersebut menjadi bukti bahwa Bumi Rafflesia tidak hanya kaya alam dan budaya, tetapi juga sarat dengan suara nurani yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan universal. (Tim)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest