Danau Gedang Bengkulu Tengah: Pesona Langka Danau di Pinggir Laut dengan Tradisi Turun‑temurun

More articles

BENGKULU TENGAH, Investigasi.News– Di Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, terdapat destinasi wisata alam istimewa yang menggabungkan keindahan air tawar dan samudra dalam jarak sangat dekat: Danau Gedang . Terpisah hanya sekitar 30 meter dari Pantai Padang Betuah, tempat ini menawarkan pemandangan langka yang kian memesona saat senja tiba. Sabtu 16/5/2026

 

Berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Bengkulu, akses ke lokasi ini sangat mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

 

Keunikan utama Danau Gedang bukan hanya letaknya yang langka, melainkan tradisi turun‑temurun masyarakat setempat yang dikenal sebagai “Danau Terbelah” atau “Danau Patah” . Saat air pasang meluap, warga secara bergotong royong membangun tanggul pasir setinggi 50–100 cm sebagai pembatas sementara antara air danau dan laut. Cara ini bukan sekadar menangkap ikan, melainkan bentuk kearifan lokal yang dijaga ratusan tahun lamanya.

Baca Juga :  Kapolresta Bengkulu Ungkap 4 Kasus Menonjol: Dari Pengeroyokan Maut hingga Kejahatan Seksual terhadap Anak

 

Pengunjung yang datang selain menyaksikan tradisi tersebut, dapat menikmati beragam aktivitas: bersantai piknik di tepian, memancing, berjalan‑jalan sembari menghirup udara segar, hingga mengunjungi Makam Keramat H. Sidi yang bernilai sejarah dan religi. Di kejauhan, keindahan rangkaian Pegunungan Bukit Barisan melengkapi panorama alam yang tenang dan damai.

 

Bagi wisatawan, akses ke sini sangat terjangkau. Pemerintah setempat menetapkan tiket masuk gratis, pengunjung cukup membayar biaya parkir sebesar Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk kendaraan roda empat.

 

Fasilitas yang tersedia meliputi area parkir luas, saung istirahat, serta warung sederhana yang menyediakan makanan dan minuman lokal. Kondisi jalan menuju lokasi pun kini sudah cukup baik dan nyaman dilewati.

Baca Juga :  Gubernur Bengkulu Larang PHK PPPK di Tengah Upaya Efisiensi Anggaran

 

Warga dan pemerintah daerah terus berupaya menjaga kelestarian alam dan budaya Danau Gedang agar tetap menjadi tujuan favorit wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama saat sore hari menuju pukul 18.00 WIB—saat matahari terbenam menampilkan warna langit paling indah di antara pantulan air danau dan laut lepas.(Adv/ny)

 

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest