REJANG LEBONG, Investigasi .news-Sebuah insiden kebakaran dahsyat mengguncang ketenangan malam warga Desa Sukarami, Kecamatan Kota padang, Kabupaten Rejang Lebong, pada dini hari Kamis (2/4/2026). Empat unit rumah semi-permanen ludes dilahap si jago merah dalam waktu singkat, diduga bermula dari ledakan pada tiang kabel listrik.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 01.30 WIB ini menyebabkan empat kepala keluarga kehilangan tempat berteduh dan harta benda mereka.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 465.000.000.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Goco Sukamto (33), api pertama kali terlihat membesar dari sebuah tiang kabel listrik.
Dalam hitungan menit, percikan api akibat hubungan arus pendek tersebut menyambar atap rumah milik Sumardi bin Karim (36) yang berada tepat di bawahnya.
Karena posisi rumah yang berdempetan dan terbuat dari bahan mudah terbakar (bagian atas papan), api dengan cepat merambat ke tiga rumah tetangga lainnya.
“Saksi berteriak histeris memanggil pemilik rumah saat api sudah mulai melahap bagian depan rumah Sumardi. Situasi sangat panik karena api menjalar begitu cepat,” ujar salah satu saksi mata, Junaidi (50).
Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.30 WIB setelah tim Damkar dari Kecamatan Kotapadang dan Padang Ulak Tanding tiba di lokasi dengan membawa dua unit mobil pemadam. Bantuan penuh juga diberikan oleh warga setempat yang bergotong-royong menyelamatkan barang-barang berharga dan memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum petugas tiba.
Kebakaran ini menimpa empat keluarga petani di desa tersebut. Berikut rincian korban dan kerugian yang diderita:
1. Sumardi bin Karim (36)
• Kondisi Rumah: Hangus total (Ukuran 8×18 meter).
• Kerugian: Sekitar Rp 250.000.000.
• Barang hilang termasuk isi perabotan dan kendaraan.
2. Sairul bin Hairudin (33)
• Kondisi Rumah: Hangus total (Ukuran 7×16 meter).
• Kerugian: Sekitar Rp 100.000.000.
3. Hurlani bin Madis (54)
• Kondisi Rumah: Hangus total (Ukuran 6×12 meter).
• Kerugian: Sekitar Rp 100.000.000.
4. Ramino bin Sudirman (27)
• Kondisi: Dapur hangus (Ukuran 3×9 meter).
• Kerugian: Sekitar Rp 15.000.000.
Selain bangunan hunian, kobaran api juga menghanguskan aset berharga berupa 1 unit mobil Toyota Xenia dan 1 unit sepeda motor Yamaha Vega yang terparkir di halaman rumah korban. Total kerugian gabungan seluruh korban diperkirakan mencapai Rp 465.000.000.
Tim Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Rejang Lebong bersama unsur Hunas (Penyidik Pembantu) telah turun ke TKP segera setelah menerima laporan. Langkah awal yang dilakukan meliputi pengamanan lokasi, olah TKP, dan pemeriksaan mendalam terhadap para saksi (pulbaket) untuk memastikan titik awal penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara berdasarkan keterangan saksi, api berasal dari korsleting pada tiang kabel listrik yang kemudian menyambar rumah. Namun, kami akan berkoordinasi intensif dengan pihak PLN untuk audit teknis lebih lanjut,” jelas sumber dari Polresta Rejang Lebong.
Hingga saat ini, para korban belum dapat melaporkan kejadian secara resmi ke kantor polisi karena kondisi psikologis yang masih syok dan fokus pada penyelamatan sisa harta benda serta pencarian tempat tinggal sementara.
Musibah ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat Rejang Lebong, terutama di musim kemarau atau cuaca ekstrem, untuk selalu waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Pihak kepolisian dan Damkar mengimbau warga rutin memeriksa kabel-kabel listrik yang sudah tua atau terkelupas untuk mencegah terulangnya tragedi serupa.
Warga Desa Sukarami kini bergotong-royong mengumpulkan bantuan logistik dan mendirikan tenda darurat bagi keempat keluarga yang kehilangan tempat berteduh. Solidaritas sosial terlihat kuat di tengah duka yang mendalam ini. (Salman)
Sumber: Humas Polresta Rejang Lebong
Wartawan :prida







