Danau Mas Curup: Potensi Besar Terbengkalai, Fasilitas Rusak dan Tak Terawat

More articles

CURUP, Investigasi. News– Danau Mas Harun Bastari, destinasi andalan wisata Kabupaten Rejang Lebong yang berada tak jauh dari Kota Curup, kini terlihat memprihatinkan. Kawasan yang dulunya dirancang menjadi ikon pariwisata Bengkulu itu nyatanya terbengkalai bertahun-tahun, fasilitas rusak parah, dan nyaris tak ada perawatan berarti, padahal memiliki potensi alam luar biasa.

 

Terletak di Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang, danau seluas sekitar 75 hektare ini dulunya dikembangkan lengkap dengan wahana air, bangunan pendukung, jalan setapak, hingga bangunan pengelolaan. Namun saat ini, kondisi di lapangan sangat kontras dengan rencana awal pembangunan. Bangunan rusak berat, atap bocor, tembok retak, dan fasilitas seperti tempat parkir, toilet, serta tempat istirahat tidak lagi layak pakai. Sampah menumpuk di beberapa titik, rumput liar tumbuh tinggi menutupi jalur akses, sementara wahana wisata seperti perahu dan sepeda air sudah tidak beroperasi lagi karena rusak dan tak ada pemeliharaan.

Baca Juga :  Libur Nataru, Benteng Marlborough Ramai Pengunjung

Danau Mas Curup: Potensi Besar Terbengkalai, Fasilitas Rusak dan Tak Terawat. (Foto: ny)

Warga sekitar mengaku, sejak beberapa tahun terakhir, kawasan ini nyaris ditinggalkan begitu saja. Tidak ada petugas yang terlihat merawat, membersihkan, atau memperbaiki fasilitas yang rusak. Padahal, lokasinya sangat strategis, berada tepat di pinggir jalan lintas Curup–Lubuklinggau, mudah dijangkau, dan memiliki keunikan pulau berbentuk huruf ‘C’ di tengah danau yang menjadi ciri khas Curup. Pemandangan indah dan udara sejuk masih ada, namun keindahan itu tertutup kesan kumuh dan terbengkalai.

 

“Dulu ramai sekali, banyak wisatawan datang dari luar daerah. Sekarang siapa mau datang? Fasilitas rusak, kotor, tidak ada yang mengurus. Sayang sekali, ini aset daerah yang berharga tapi dibiarkan rusak begitu saja,” ujar salah satu warga setempat yang tinggal di sekitar kawasan danau.

Baca Juga :  Sertijab dan Lepas Sambut Kepala Kankemenag Kabupaten Rejang Lebong

 

Menurut pengamatan, keterlantaran ini terjadi meski Danau Mas masuk dalam daftar objek wisata prioritas daerah. Dana yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan awal terasa sia-sia, karena bangunan dan sarana prasarana perlahan rusak dimakan usia dan cuaca.

 

Pengunjung yang masih datang hanya sedikit, kebanyakan warga lokal sekadar duduk-duduk menikmati pemandangan, namun banyak yang kecewa karena kondisi yang ada.

 

Pihak pengelola maupun pemerintah daerah dinilai belum menunjukkan langkah nyata untuk memulihkan kondisi kawasan ini. Belum ada rencana perbaikan atau pemeliharaan yang diumumkan ke publik, seolah potensi besar ini dilupakan begitu saja.

Danau Mas Curup: Potensi Besar Terbengkalai, Fasilitas Rusak dan Tak Terawat. (Foto:ny)

Baca Juga :  Laka Lantas di Desa Suban Ayam,Truk Tronton Pengangkut LPG Hantam Pick Up,5 Orang Terluka

Padahal jika dikelola serius, Danau Mas bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar, membuka lapangan kerja, dan mendatangkan pendapatan asli daerah.

 

Warga dan pelaku usaha sekitar berharap ada perhatian serius. Mereka meminta pemerintah segera turun tangan, merenovasi fasilitas, membersihkan kawasan, dan menyusun manajemen pengelolaan yang jelas. Jangan sampai aset alam dan investasi pembangunan yang sudah ada mus begitu saja karena ketidakpedulian.

 

“Jangan hanya dibangun, tapi tidak dirawat. Ini milik kita semua, milik masyarakat Rejang Lebong dan Bengkulu. Harus ada tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkannya kembali,” tambah warga lainnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai nasib masa depan Danau Mas. Sementara itu, keindahan dan potensi besar itu terus perlahan hilang tertutup debu dan kelalaian.(Red)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest