Membangun Kerukunan, Perguruan Silat Rejang Pat Petulai dan Sanggar Budaya Sukses Gelar Aksi Berbagi Takjil

More articles

Rejang Lebong, Investigasi.News-Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan terpancar dari kegiatan “Berbagi Takjil Berkah”yang di gelar oleh

Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan oleh organisasi budaya Perguruan Pencak Silat Rejang Pat Petulai bersama Sanggar Benuang Sakti dan Sanggar Tanah Serumpun Kabupaten Rejang Lebong,14/3/2026.

 

Kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat ini berlangsung pada Sabtu sore ,tepat menjelang waktu berbuka puasa,di depan Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong, kawasan Sukowati.Lokasi ini dipilih karena merupakan titik strategis yang ramai dilalui masyarakat setempat.

 

Kolaborasi ini bertujuan untuk menanamkan nilai persaudaraan,serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Dengan berbagi takjil kepada masyarakat, perguruan silat ingin menunjukkan bahwa mereka bukan hanya memiliki keterampilan bela diri, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sosial dan kepedulian.

Baca Juga :  Dugaan OTT KPK di Rejang Lebong, Kantor Dinas PUPR dan Rumah Kepala Dinas Disegel

 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Fatahul Arifin selaku Wakil Ketua Perguruan Pencak Silat Rejang Pat Petulai tersebut berlangsung penuh keakraban dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas di lokasi. Puluhan anggota perguruan dan para generasi muda dari sanggar budaya tampak antusias membagikan takjil kepada pengendara dan warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa.

 

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi generasi muda agar tetap mencintai budaya daerah dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur masyarakat Rejang.

 

Fatahul Arifin menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil bukan sekadar membagikan makanan berbuka, melainkan bagian dari upaya menanamkan nilai budaya, akhlak, dan kepedulian sosial kepada para generasi muda yang tergabung dalam perguruan maupun sanggar budaya.

Baca Juga :  Polres Rejang Lebong Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026, Siap Amankan Idul Fitri

 

“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin mendidik anak-anak agar mencintai budaya sendiri, berakhlak baik, menghormati orang tua, dan peduli terhadap sesama. Pencak silat bukan hanya soal bela diri, tetapi juga tentang adab, disiplin, serta menjaga warisan budaya leluhur,” ujar Fatahul Arifin.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan jati diri sebagai anak daerah yang memiliki kekayaan budaya dan nilai adat yang luhur.

 

“Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini mari kita perbanyak kebaikan. Jadilah generasi yang berilmu, berbudaya, dan berakhlak mulia. Jika kita menjaga adat dan budaya, maka identitas kita sebagai masyarakat Rejang akan tetap hidup dan dihormati,” tambahnya.

Baca Juga :  Ditresnarkoba Polda Bengkulu Gerebek Jaringan Sabu di Rejang Lebong, Tiga Terduga Diamankan Dini Hari

 

Kegiatan pembagian takjil tersebut menjadi wujud nyata kepedulian organisasi budaya terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara perguruan pencak silat, sanggar budaya, dan warga Kabupaten Rejang Lebong.

 

Masyarakat yang menerima takjil pun menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Selain membantu warga yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, serta kecintaan terhadap budaya daerah masih terus dijaga oleh generasi muda Rejang Lebong.

 

Penulis: Prida

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest