Kejurprov PBSI Bengkulu 2025 Panaskan Arena, Suharto Ingatkan Pengprov Tuntaskan Program

More articles

Bengkulu .Investigasi.News– Gema bulutangkis kembali meriah di Bengkulu sebanyak 20 klub dari berbagai kabupaten dan kota mengirimkan atlet terbaiknya untuk bersaing di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Bengkulu 2025 yang berlangsung pada 28–31 Agustus.

 

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, membuka turnamen dengan penuh optimisme.

 

Ia menilai ajang rutin ini menjadi sarana penting dalam mencetak atlet potensial.

“Turnamen ini bukan hanya soal menang, tapi juga membangun mental juara. Atlet Bengkulu sudah pernah menembus PON, itu bukti kita mampu bersaing,” ujar Herwan, Kamis (28/8/2025).

 

Ketua Harian KONI Bengkulu, Sanuludin, menegaskan dukungan penuh terhadap Kejurprov.

Ia menyebut regenerasi atlet harus terus berjalan agar prestasi olahraga daerah tetap terjaga.

Baca Juga :  Realisasi PAD Sektor Sampah Kota Bengkulu 2024 Jauh Dari Target

“Kami ingin melihat lahirnya juara baru dari Bengkulu. Kejurprov ini kesempatan emas,” katanya.

 

Ketua Umum Pengprov Bengkulu, H. Suharto, S.E., M.B.A., menyampaikan turnamen kali ini diikuti 190 atlet kelompok umur dan 22 tim ganda dewasa.

 

Mereka bersaing di berbagai kategori, mulai dari tunggal usia dini hingga ganda dewasa.

“Sportivitas harus menjadi pegangan utama. Dari sini kita harapkan lahir atlet yang bisa mengangkat nama Bengkulu ke level nasional,” jelas Suharto yang juga anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

 

Namun di sisi lain, Suharto menyoroti persoalan lain yang masih mengganjal di tubuh Pengprov.

 

Ia mengkritik sejumlah program yang berulang kali mendapat anggaran, tetapi tidak juga terealisasi.

Baca Juga :  Gubernur Baru, DPRD Provinsi Bengkulu Siap Dukung Program Helmi – Mian

“Penganggaran yang berulang tanpa pelaksanaan membuka peluang keuntungan bagi pihak tertentu. Masalah ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

 

Sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Bengkulu, Suharto meminta seluruh pihak terlibat serius menuntaskan persoalan tersebut.

 

Ia menilai kendala teknis dan masalah vendor tidak bisa terus dijadikan alasan.

“Memang kemarin terkendala teknis, tapi jangan sampai berlarut-larut. Saya minta program ini segera dituntaskan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

 

Kejurprov 2025 akhirnya menjadi dua wajah bagi olahraga Bengkulu: di satu sisi penuh semangat membina atlet muda, namun di sisi lain menegaskan perlunya pembenahan manajemen agar dunia olahraga daerah berjalan lebih efektif dan transparan. (Tim)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest