BENGKULU, Investigasi.News– DPRD Kota Bengkulu akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Hotel Mercure Kelurahan Padang Jati dan restoran Mie Gacoan pekan depan. Tindakan ini sebagai bentuk penindaklanjuti atas keluhan warga terkait dugaan pencemaran lingkungan dan untuk memastikan semua aktivitas usaha berjalan sesuai peraturan.
Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Hanura, Sudisman, S.Sos, mengonfirmasi jadwal sidak melalui pesan WhatsApp pada Rabu (17/12). “Mungkin minggu depan, hari Rabu. Saya sudah melaporkan dan meminta waktu kepada Ketua Komisi II. Sidak ke Mercure akan dilakukan sekaligus dengan pengecekan ke Mie Gacoan, mengingat kedua lokasi menjadi sorotan terkait lingkungan dan perizinan,” ujarnya tegas.
Jadwal tersebut disesuaikan dengan jadwal paripurna DPRD Kota Bengkulu, di mana Senin akan diisi dengan Paripurna PAW dan Selasa dengan Paripurna Perda Penyertaan Modal Bank Syariah serta Bank Bengkulu.
Keluhan terkait Hotel Mercure pertama kali muncul saat reses masa sidang III yang digelar Sudisman di Kecamatan Ratu Agung dan Ratu Samban pada Senin (8/12). Warga Padang Jati mengadu tentang bau menyengat yang hampir setiap malam mengganggu kenyamanan hidup. “Baunya sangat menyengat, apalagi malam hari. Kami setiap hari terpaksa menghirup bau busuk. Kami minta ini ditindaklanjuti dengan serius,” ujar salah satu warga, Iyan Banteng.
Sudisman menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak dapat dibiarkan. “Kami akan turun langsung ke lokasi. Semua aspirasi warga, termasuk persoalan limbah ini, akan kami kawal dan bawa ke DPRD serta Pemerintah Kota Bengkulu,” tegasnya.
Sebelumnya, perwakilan teknis Dinas PUPR Kota Bengkulu, Marti Diana, yang hadir saat reses juga menyatakan akan melakukan pengecekan lapangan untuk mengidentifikasi sumber bau, apakah berasal dari sistem drainase, saluran pembuangan limbah, atau faktor teknis lainnya.
Rencana sidak ini diharapkan menjadi awal dari penegakan pengawasan yang ketat, memastikan bahwa usaha di Kota Bengkulu tidak hanya beroperasi sesuai izin tetapi juga tidak merugikan masyarakat sekitar.(red)







