LUBUKLINGGAU ,Investigasi.News– Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Lubuklinggau melaksanakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang dibuka langsung oleh Kepala Madrasah Sukardi. Kegiatan diikuti oleh guru, staf, dan seluruh siswa sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperdalam pemahaman agama, serta membentuk karakter yang berakhlak mulia.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari dibagi perkelas: Kelas XII pada Sabtu (7 Maret), Kelas XI pada tanggal 11 dan 12 Maret, serta Kelas X pada 13 dan 14 Maret. Program ini berperan sebagai ruang pembinaan karakter sekaligus penguatan literasi moral bagi para siswa.
Berlangsung di lingkungan sekolah dengan melibatkan ustadz dan ustazah sebagai pemateri, rangkaian kegiatan mencakup ceramah, diskusi, dan pembinaan yang fokus pada pembentukan sikap dan kedisiplinan. Materi yang disampaikan tidak hanya terkait keagamaan, tetapi juga menyentuh persoalan kehidupan remaja, seperti etika bermedia sosial untuk penggunaan platform digital yang lebih bertanggung jawab.
Selain itu, para pemateri juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di usia sekolah sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan. Pada sesi ceramah untuk Kelas XII, ustadz Armaini mengingatkan siswa agar dapat menerapkan ilmu yang diperoleh ke masyarakat sebagai bentuk penguatan ilmu kemasyarakatan dalam perkembangan pribadi.
Kepala Madrasah Sukardi berharap seluruh peserta dapat memahami materi yang disampaikan, terutama siswa Kelas XII beserta adik kelas X dan XI. Ia juga menilai kehadiran ustadz Armaini dan ustazah Neti Kusmira sangat membantu siswa untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kreativitas.
Pesantren Ramadhan di MAN 2 Lubuklinggau merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari agenda pembinaan karakter, dengan tujuan menguji kesiapan siswa menghadapi berbagai tantangan menuju masa depan yang lebih terarah.
Jurnalis: Dadang







