Buku Taste of Nusantara – Diplomasi Kuliner yang Bicara Nilai Bangsa

More articles

Washington D.C, Investigasi.News– Kehadiran buku Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program di Amerika Serikat bukan sekadar peluncuran publikasi berbahasa Inggris. Lebih dari itu, ini adalah perwujudan diplomasi kultural yang cerdas dan bermakna dari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang berhasil menggabungkan kepedulian sosial, keanekaragaman budaya, dan pembangunan sumber daya manusia dalam satu paket narasi global yang mudah diterima.19/2/2026

Penyerahan buku yang disusun bersama Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan dan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo kepada Kedutaan Besar RI di Washington D.C. pada Selasa (18/2) merupakan tahap lanjutan dari perjalanan buku ini sebagai instrumen diplomasi negara. Sebelumnya, buku ini telah menghiasi Kedutaan Besar RI di London dan diperkenalkan di ajang bergengsi World Economic Forum (WEF) Davos – bukti bahwa pendekatan kuliner untuk memperkenalkan Indonesia semakin mendapatkan tempat di panggung dunia.

Baca Juga :  Pastikan Beri Pelayanan dan Pengamanan Optimal, KapolriTinjau Gereja Katedral

Yang paling berharga dari inisiatif ini adalah bagaimana buku Taste of Nusantara tidak hanya menampilkan kelezatan dan keragaman gastronomi Nusantara. Lebih mendalam, ia menjadi wadah untuk menyampaikan pesan bahwa transformasi bangsa dapat dimulai dari hal yang paling dasar namun krusial: perhatian terhadap kesehatan dan gizi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didukung Polri melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi bukti konkret bahwa kepedulian sosial bukan sekadar retorika, melainkan aksi nyata yang dapat diangkat sebagai contoh bagi komunitas global.

Di era di mana citra negara seringkali dibangun melalui narasi yang kompleks dan terkadang sulit dipahami, diplomasi kuliner seperti ini menjadi pilihan yang segar dan efektif. Kuliner memiliki bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai latar belakang, sementara cerita di balik setiap menu – mulai dari proses pembuatan hingga distribusi kepada penerima manfaat – mampu memperlihatkan nilai-nilai kerja keras, gotong royong, dan kepedulian yang menjadi jiwa bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Polri “All Out” Evakuasi, Hadirkan Randurlap dan Patroli Kesehatan Door to Door untuk Korban Banjir Karawang

Harapannya, kehadiran buku ini di Amerika Serikat tidak hanya akan meningkatkan pemahaman dunia tentang kekayaan budaya Nusantara, tetapi juga mendorong kerja sama internasional dalam bidang gizi dan kesehatan masyarakat.

 

Lebih dari itu, semoga menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengangkat nilai-nilai positif Indonesia dan menjadikannya bagian dari kontribusi kita terhadap peradaban dunia.

 

 

Penulis:Red

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest