DUGAAN MONOPOLI KEWENANGAN, NEPOTISME, DAN PELANGGARAN KEPEGAWAIAN MENCUAT DI SDN 170 REJANG LEBONG

More articles

REJANG LEBONG, Investigasi.News– Dunia pendidikan di Desa Air Pikat, Kecamatan Bermani Ulu kembali menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan praktik monopoli kewenangan, nepotisme, hingga pelanggaran aturan kepegawaian di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 170. Sorotan fokus kepada oknum Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah, Meyesnawati, S.Pd., yang menjabat sejak 8 Januari 2026.Kamis 2/4/2026

 

DUGAAN NEPOTISME DALAM PENUNJUKAN BENDAHARA

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Meyesnawati – yang baru sekitar dua tahun berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) – diduga mengangkat orang berinisial R sebagai bendahara sekolah. R disebut-sebut merupakan adik kandungnya sendiri.

 

Sumber internal yang enggan disebutkan nama mengungkapkan dugaan kuat praktik nepotisme dalam pengangkatan tersebut. R diketahui berstatus PPPK paruh waktu di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), namun diduga dipindahkan ke jenjang SD tanpa melalui prosedur resmi dan langsung diberikan kewenangan mengelola keuangan sekolah.

Baca Juga :  Kemendes PD TT Dari UNP Lakukan Penelitian Ke Desa Tertinggal Di Sumatera Barat

 

Langkah ini dinilai bertentangan dengan ketentuan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 16 Tahun 2025, yang secara tegas menyatakan bahwa PPPK paruh waktu tidak memiliki hak mutasi sebagaimana Aparatur Sipil Negara (ASN) penuh waktu.

 

KONFIRMASI LANGSUNG DAN HAK JAWAB PLT KEPALA SEKOLAH

 

Ketika tim media melakukan kunjungan langsung ke SDN 170 pada Kamis (2/4/2026), Meyesnawati tidak berada di sekolah. Seorang guru menyampaikan bahwa PLT kepala sekolah sedang keluar kantor.

 

Pada pukul 14.58 WIB, Meyesnawati memberikan hak jawabnya melalui pesan WhatsApp. Ia menekankan agar pihak media tidak menyusun narasi sebelum memperoleh kejelasan fakta secara langsung.

Baca Juga :  Siswa di Kepahiang Terima Paket Makanan Tak Layak Konsumsi, Orang Tua Minta Evaluasi Mendalam

 

“Kalau tidak jelas, datang saja ke rumah sore ini. Jangan buat narasi sebelum ada kebenarannya,” ucapnya. PLT kepala sekolah juga menambahkan bahwa seluruh dokumen terkait telah disiapkan secara lengkap dan dapat diperlihatkan jika diperlukan.

 

PROFIL SEKOLAH

 

SDN 170 memiliki total 12 tenaga pendidik dan kependidikan, terdiri dari 1 guru PNS, 8 PPPK, serta 3 tenaga non-ASN yang bertugas sebagai petugas kebersihan, guru olahraga, dan penjaga sekolah. Jumlah peserta didik di sekolah ini tercatat sebanyak 104 siswa.

 

Hingga saat berita ini diterbitkan, pihak terkait lainnya masih dalam proses konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan yang berimbang dan memastikan kebenaran atas dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga :  PANGKOGABWILHAN I PERKUAT KESIAPSIAGAAN MEGATHRUST DI KODIM 0428/MUKOMUKO  

 

 

Wartawan: Prida

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest