Rakornas PBSI 2025 di Malang: Penguatan Sinergi Menuju Olimpiade 2028

More articles

Malang, Investigasi.News– Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tahun 2025 yang digelar di Hotel Ijen Suites, Malang, Jawa Timur, pada 13-14 Desember 2025, menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pengurus pusat dan pengprov daerah. Acara ini dihadiri Wakil Ketua Umum (Waketum) PBSI Suharto, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengprov PBSI Bengkulu sekaligus Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Bengkulu, serta tokoh penting seperti Walikota Malang.

Dalam narasi hasil rakornas, Ketua Umum PBSI menekankan pentingnya penguatan sinergi antara PP PBSI pusat dan PBSI pengprov di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: membangun badminton Indonesia yang solid untuk meraih target “Indonesia Emas” menjelang Olimpiade 2026, mengibarkan Merah Putih di kancah internasional, dan mencetak medali emas di Olimpiade Los Angeles 2028. Selain itu, rakornas membahas pemerataan event di berbagai daerah, sejalan dengan amanat Pancasila dan UUD 1945.

Rakornas PBSI 2025 di Malang: Penguatan Sinergi Menuju Olimpiade 2028.(foto:ist)

Pengurus PP PBSI kini dipimpin oleh Irjen Pol Fadli Imran, didukung seluruh komponen pengurus dan dinas terkait, dengan fokus meningkatkan prestasi atlet bulu tangkis Indonesia. Prestasi gemilang tahun 2025 menjadi sorotan utama:

– Mengikuti 56 turnamen dunia,  meraih 39 medali emas,  45 perak, dan 59 perunggu.
– Pelatnas di Cipayung berjalan optimal.
– Pelatwil dibagi dua: Wilayah Barat di Medan dan Wilayah Timur di Surabaya.
– Rangkaian turnamen nasional mencakup 10 Sirnas PBSI  ,  13 Sirnas C ,  1 Sirnas Prem , dan 1 Kejurnas .

Walikota Malang Dan ketua PBSI Bengkulu. (Foto:ist)

Hasil rakornas juga membahas penjadwalan Sirnas PBSI Bengkulu pada Februari 2026, sekaligus pengukuhan kepengurusan Pengprov PBSI Bengkulu. Waketum Suharto menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan memimpin kepengurusan PBSI pusat dan Bengkulu. Meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran, ia tetap optimis memperjuangkan atlet bulu tangkis Bengkulu.

 

Ia menyoroti potensi atlet putri Bengkulu yang berhasil juara 1 nasional di tunggal putri dan ganda putri pada Sirnas Jabar Juli 2025.

“Kami berkomitmen membina atlet untuk mengharumkan nama provinsi, dengan harapan dukungan lebih luas dari berbagai pihak,” ujar Suharto. Ia juga mengajak elemen masyarakat dan lembaga terkait untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan anggaran demi capaian prestasi optimal.

Rakornas ini menegaskan komitmen PBSI membangun ekosistem bulu tangkis yang inklusif dan berprestasi, demi kejayaan olahraga Indonesia di panggung dunia.(ny)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest