Beranda blog Halaman 8886

Peringati Perang Kamang dan Manggopoh ke-113, Pemkab Agam Gelar Upacara Bendera

0

AGAM–Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Agam Provinsi Sumatera Barat, Khasman Zaini, pada hari senin (14/6/2021) mengatakan, bahwa peringatan Perang Kamang digelar di kantor Camat Kamang Magek dan Perang Manggopoh di kantor Camat Lubuk Basung.

Bahwa untuk memperingati dua hari bersejarah, yang dilaksanakan dengan menggelar upacara bendera, pada hari selasa (15/6/2021),

Hari bersejarah itu yakni Perang Kamang dan Perang Manggopoh ke-113, yang dilaksanakan secara virtual di dua lokasi berbeda.

“Perang Kamang dijadualkan bertindak selaku irup adalah Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ahsarullah. Sedangkan Perang Manggopoh, Dandim 0304 Agam, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi,” ujarnya.

Khusus Perang Mangopoh, katanya, rencana awal Irup adalah Bupati Agam, Dr. Andri Warman. Namun, saat ini ia tengah mengikuti pembekalan kepemimpinan dari Kemendagri, yang tidak dapat ditinggalkan.

“Upacara peringatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, selain peserta upacara yang terbatas hanya 30 orang, juga dilakukan virtual,” terang Khasman.

Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra mengatakan, peserta upacara peringatan Perang Kamang yang menghadiri langsung berasal dari unsur OPD, Forkopimca, wali nagari se-Kamang Magek dan lintas sektor.

“Yang mengikuti secara virtual adalah masing-masing nagari, bahkan masyarakat juga dapat menyaksikan peringatan Perang Kamang melalui chanel youtube Kominfo Agam dan Magek Saondoh TV,” katanya.

Hal senada diungkapkan Camat Lubuk Basung melalui Kasubag Umum dan Kepegawaian, Windra Purnama.

Dikatakannya, peserta upacara yang hadir langsung Forkopimda, Forkopimca, wali nagari se- Lubuk Basung, LKAAM, KAN dan Bamus.

“Kegiatan ini ditayangkan melalui chanel youtube Agam Media Center, agar masyarakat baik di ranah maupun rantau juga dapat menyaksikan peringatan hari bersejarah ini,”jelasnya. (Aji)

Kemenag Sawahlunto Gelar Sosialisasi Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1442 H/2021 M

0

SAWAHLUNTO- Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto gelar sosialisasi pembatalan keberangkatan haji 1441 H/2021 M.
Kegiatan melibatkan Kelompok Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS serta perwakilan calon haji.

“Melalui sosialisasi ini kami berharap adanya persamaan persepsi semua pihak tentang pembatalan keberangkatan haji tahun ini sebagaimana tertuang dalam KMA Nomor 660 tahun 2021,” kata Zainul Arizal Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Kota Sawahlunto, Senin (14/6).

Disamping itu, sosialisasi bertujuan meluruskan informasi negatif yang berseleweran, dimunculkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab melalui media sosial sehingga membingungkan masyarakat.
Untuk diketahui sebutnya.

Dia menjelaskan keputusan pembatalan keberangkatan haji tahun ini sudah melalui proses panjang dan matang, semata-mata demi keselamatan dan keamanan jemaah haji.
“Tidak benar informasi yang mengatakan dana haji itu sudah habis, buktinya, pengembalian setoran lunas haji bagi calon haji dibayarkan kembali, bahkan kalau ada yang mengundurkan diri dipulangkan semua uang mereka oleh pemerintah,” terang dia.

Ia menambahkan, jumlah calon haji Kota Sawahlunto yang batal diberangkatkan tahun ini ada 60 orang dan semua mereka sudah divaksin.

“Semoga Covid-19 segera berakhir dan jemaah dihimbau tetap sabar dan ikhlas atas keputusan ini, mudah-mudahan tahun depan bisa diberangkatkan,” demikian harapan Zainul.

Ditanyai tentang masa tunggu keberangkatan haji bagi pendaftar hari ini, Zainul menjawab tahun 2043 atau menunggu 23 tahun lagi.

Mewakili Kepala Kemenag, Kasubbag Tata Usaha Okto Verisman mengimbau agar masyarakat tidak perlu resah dengan pembatalan yang kedua kali ini. Pasalnya, pemerintah tentu telah mengkaji sedemikian rupa demi keselamatan jemaah.

Apalagi kata Okto, Arab Saudi selaku penyelenggara tidak membuka kran bagi negara lain menunaikan ibadah haji kecuali bagi penduduk setempat termasuk warga negara asing yang berdomisili di sana.
Salah seorang calon haji Kota Sawahlunto, Arita, asal Kenagarian Talawi menuturkan, dirinya menerima keputusan pemerintah yang membatalkan kembali keberangkatan haji tahun ini.

“Sebenarnya saya sangat sedih karena sudah dua kali gagal berangkat ke Tanah Suci, namun bagaimana lagi, kondisi yang membuat begini, saya yakin apa yang diputuskan pemerintah saat ini sudah tepat dan benar demi keselamatan kita semua,” sebutnya.

43 Orang Pelanggar Prokes Di Pasar Baso Kena Sanksi

0

AGAM SUMBAR – Sebanyak 43 orang ditemukan melanggar protokol kesehatan di kawasan pasar serikat Kecamatan Baso, Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, pada hari senin (14/6/2021).

Mereka ditemukan melanggar, ketika Satgas Covid-19 Kabupaten Agam melakukan operasi yustisi di wilayah tersebut.

Anggota Satpol PP Agam, Leni Purnama menyebutkan, pelanggar prokes ini diberi sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum. Namun dua orang diantaranya memilih bayar denda, masing-masingnya Rp100 ribu.

“Mereka pilih bayar denda karena tidak mau mengerjakan sanksi sosial. Hasil denda dimasukkan ke kas daerah,” terangnya.

Dikatakan Leni, setiap pelanggar didata dan diinput ke aplikasi Sipelada oleh petugas yang ditunjuk.

Leni mengatakan, operasi yustisi rutin dilaksanakan Satgas Covid-19 Agam, sebagai upaya pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, terutama dalam pemakaian masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Operasi ini, katanya, juga upaya menegakkan Perda Sumatera Barat nomor 6 tahun 2020, tentang Adaptasi Kebiasaan baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Tim operasi yustisi berjumlah 29 orang, yang berasal dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, BPBD dan Dinas Perhubungan.