Beranda blog Halaman 5

Menuju Bengkulu Siap Investasi 2026, Pemprov dan BI Gelar BIG RIRU

0
Menuju Bengkulu Siap Investasi 2026, Pemprov dan BI Gelar BIG RIRU. (Foto:ist)

BENGKULU, Investigasi.News- Pemerintah Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) memperkuat sinergi untuk mendorong percepatan investasi daerah melalui kegiatan Bencoolen Investment Gathering (BIG) Regional Investment Relations Unit (RIRU) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu pada Senin (9/2) ini mengusung tema “Bengkulu Siap Investasi 2026: Sinergi dan Akselerasi Proyek Unggulan”.

 

Acara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denny, yang mewakili Sekretaris Daerah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa investasi menjadi instrumen kunci untuk transformasi ekonomi daerah, yang tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi namun juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja, menurunkan kemiskinan, serta meningkatkan nilai tambah sumber daya daerah secara berkelanjutan.

 

Dilaporkan bahwa target investasi tahun 2025 sebesar Rp11,5 triliun hanya terealisasikan sebesar Rp3,03 triliun atau 26,32 persen. Beberapa kendala yang dihadapi meliputi kesiapan proyek, kelengkapan dokumen pendukung, serta keterbatasan infrastruktur. Investasi tahun lalu juga masih terkonsentrasi di Kota Bengkulu dan didominasi sektor pertanian, industri makanan, perdagangan, serta transportasi.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan bahwa ke depan investasi akan diarahkan pada hilirisasi industri, ketahanan pangan, pengembangan kawasan industri, serta pariwisata berkelanjutan guna menjadikan Bengkulu sebagai tujuan investasi yang kompetitif.

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh BI Perwakilan Provinsi Bengkulu sebagai upaya memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. (Red)

Sambut Ramadan, BI Bengkulu Siapkan Rp2 Triliun Uang Tunai dan Luncurkan Layanan Penukaran  

0
Sambut Ramadan, BI Bengkulu Siapkan Rp2 Triliun Uang Tunai dan Luncurkan Layanan Penukaran. (Foto:ist)  

BENGKULU, Investigasi.News– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Jumlah ini lebih tinggi dari proyeksi kebutuhan yang diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun.

 

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan bahwa layanan penukaran uang akan diluncurkan resmi pada 18 Februari 2026 melalui kegiatan khusus. Layanan ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh uang layak edar untuk transaksi selama Ramadan.

 

“Uang yang disediakan merupakan uang layak edar atau Hasil Cetak Sempurna (HCS), dengan jumlah yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya. Selain itu, BI juga mendorong penggunaan transaksi non-tunai sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan digital.

 

Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, BI tidak hanya menyediakan layanan penukaran melalui perbankan, tetapi juga menyiapkan layanan kas keliling di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu. Layanan ini akan diintegrasikan dengan operasi pasar, gerakan pangan murah, serta kegiatan Ramadan lainnya.

 

“Dengan integrasi kegiatan tersebut, masyarakat bisa mendapatkan berbagai layanan sekaligus dalam satu lokasi, mulai dari penukaran uang hingga akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ucap Wahyu.

 

BI berharap seluruh rangkaian layanan dapat berjalan sepanjang bulan Ramadan dengan penyesuaian lokasi dan teknis pelaksanaan, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran dan efektivitas di lapangan.(red)

Sertijab Kominfotik Bengkulu, Nelly Alessa Siap Perkuat Peran Sebagai Mercusuar Informasi

0
Sertijab Kominfotik Bengkulu, Nelly Alessa Siap Perkuat Peran Sebagai Mercusuar Informasi. (Foto:ist)

BENGKULU, Investigasi.News– Pemerintah Provinsi Bengkulu melaksanakan serah terima jabatan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) pada Senin (9/2), di Aula Kominfotik Provinsi Bengkulu.

 

Staf Ahli Gubernur Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan, M. Ikhwan, menyatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi, sekaligus menjadi momentum untuk menyegarkan organisasi dan meningkatkan kinerja pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang berfokus pada tanggung jawab, integritas, serta kepatuhan terhadap aturan kerja.

 

“Peran Kominfotik sangat strategis dalam pembinaan media center di seluruh OPD. Pendampingan optimal diperlukan agar informasi pemerintahan tersampaikan secara selaras, harmonis, akurat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Ikhwan.

 

Pejabat lama, Mif Tarul Ilmi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran atas kebersamaan selama hampir tiga tahun bertugas. Ia mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga dan berharap Kominfotik terus menjadi garda terdepan dalam penyampaian informasi pemerintahan.

 

Kepala Dinas baru, Nelly Alessa, berkomitmen untuk memperkuat peran Kominfotik sebagai pusat informasi pembangunan daerah. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui kerja tim, kolaborasi lintas sektor, inovasi berkelanjutan, serta pelayanan transparan.

 

“Saya optimis Kominfotik dapat menjadi mercusuar informasi Provinsi Bengkulu dengan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat. Hal ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi serta mendukung program pembangunan daerah,” tegas Nelly.

 

Dengan semangat kebersamaan, Kominfotik Provinsi Bengkulu siap memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh pihak.(red)