Wakapolsek Taba Penanjung Wafat Saat Bertugas di Pos Operasi Ketupat Nala 2026, Polda Bengkulu Sampaikan Belasungkawa 

More articles

BENGKULU, Investigasi.News- Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur, S.IK., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya IPDA Rodi Pasha, S.H., M.Si., yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan Operasi Ketupat Nala 2026.

 

“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Polda Bengkulu, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhum IPDA Rodi Pasha. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Kabid Humas menyampaikan pesan Kapolda.

 

Terkait peristiwa meninggalnya salah satu personel Polres Bengkulu Tengah, IPDA Rodi Pasha, S.H., M.Si., peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 10.15 WIB di Pos Pelayanan Terpadu Tol Operasi Ketupat Nala Polres Bengkulu Tengah yang berada di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Baca Juga :  Kapolda Bengkulu Resmikan Rumah Hasil Program Bedah Rumah, Wujud Kepedulian Polri Menyambut Hari Bhayangkara ke-79

 

Kabid Humas Polda Bengkulu menjelaskan bahwa sebelum kejadian, IPDA Rodi Pasha yang menjabat sebagai Wakapolsek Taba Penanjung sedang dalam perjalanan dari Kota Bengkulu menuju Pos Pengamanan Liku Sembilan untuk melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ketupat. Namun setibanya di Pos Pelayanan Pintu Tol Desa Sukarami sekitar pukul 08.50 WIB, yang bersangkutan mengeluhkan kondisi badan yang kurang sehat dan memutuskan untuk berhenti sejenak.

 

Petugas medis yang berjaga di pos pelayanan kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi IPDA Rodi Pasha. Dari hasil pemeriksaan diketahui tekanan darah yang bersangkutan cukup tinggi sehingga diberikan obat penurun tekanan darah serta disarankan untuk beristirahat sejenak di ruang istirahat pos pelayanan.

Baca Juga :  Kapolda Bengkulu Menerima Silaturahmi dari STIES NU Bengkulu

 

Setelah beristirahat beberapa saat, kondisi IPDA Rodi Pasha sempat membaik. Namun tidak lama kemudian, yang bersangkutan kembali mengeluhkan rasa sakit di bagian dada sebelah kiri sebelum akhirnya mendadak pingsan.

 

Melihat kondisi tersebut, personel yang berada di lokasi bersama petugas medis segera memberikan pertolongan dan membawa IPDA Rodi Pasha menggunakan ambulans menuju RSUD Sungai Lemau Bengkulu Tengah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat, tim medis langsung melakukan serangkaian tindakan penyelamatan, termasuk upaya kejut jantung atau defibrilasi sebanyak tiga kali. Meski berbagai upaya medis telah dilakukan oleh dokter dan tim kesehatan, IPDA Rodi Pasha dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.29 WIB. Berdasarkan keterangan medis, almarhum diduga mengalami serangan jantung.

Baca Juga :  Wakapolda Sambut Menteri BKKBN RI di Bandara Fatmawati

 

Usai dinyatakan meninggal dunia, Kapolres Bengkulu Tengah bersama para pejabat utama dan personel Polres Bengkulu Tengah turut berada di RSUD Sungai Lemau untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik serta membantu proses pemulangan jenazah ke rumah duka.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest