Hj.Harnelli Mahyeldi Bina Pelaku IKM Kota Solok

More articles

Kota Solok. Investigasi.News

Walaupun daerah sedang diselimuti oleh Pandemi Covid-19, namun Industri Kecil dan Menengah (IKM), harus tetap berkarya dan produktif, berdasarkan sangat dibutuhkan adanya perhatian yang serius serta pembinaan dari perintah daerah setempat, dan kalangan terkait lainnya.

Ungkapan itu disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Barat, Hj.Harnelli Mahyeldi, disela kesempatannya melakukan kunjungan ke Dekranasda kota Solok, Kamis, 9 September 2021.

Dikota Solok Hj.Harnelli Mahyeldi dan rombongan, dijamu di Gazebo Rumah Dinas Wali Kota Solok, dan hadir pada kegiatan itu, wakil walikota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra, Ketua Dekranasda Kota Solok, Hj.Zulmiyetti Zul Elfian Umar, ketua GOW Kota Solok, Dona Ramadhani Kirana Putra, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Solok, Rida Syaiful, serta Kepala OPD terkait lainnya.

Baca Juga :  Gantung Diri, Seorang Wanita Di Bolmut Sulawesi Utara

Menurut ketua Dekranasda Provinsi Sumbar tersebut, sangat disayang sekali apabila pemerintah daerah tidak dapat mengantisipasi terjadinya praktek gulung tikar bagi IKM yang ada, dan jangan Pandemi Covid-19 dijadikan alasan dari sebuah kegagalan yang terjadi, sebab katanya, mendirikan usaha atau industri bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, dan dengan terjadinya penutupan terhadap IKM, berdampak terhadap meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan.

Dalam.kesempatannya itu, Hj.Harnelli Mahyeldi juga menyampaikan, dalam waktu dekat ini, Dekranasda Sumbar akan mengikuti Pameran di provinsi Pekan Baru, dan diharapkan produk hasil kerajinan IKM kota Solok, dapat mengisi ruang dalam kegiatan yang akan diikutinya itu.

Sementara itu ketua Dekranasda kota Solok menyampaikan, Kedatangan rombongan Dekranasda Provinsi Sumatera Barat menjadi semangat baru bagi pelaku IKM dikota Solok, dan diyakininya dari arahan yang diberikan, IKM kota Solok akan terus tumbuh dan berkembang, meskipun dalam masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Kerja Sama Publikasi, BPOM Kunjungi Kominfo

Nada serupa juga disampaikan oleh wakil walikota Solok, menurut Dr.Ramadhani Kirana Putra, IKM merupakan sebuah wadah yang berfungsi untuk mengerucutkan angka kemiskinan dan pengangguran, berdasarkan dari pada itu, mempertahankan produktifitas IKM kota Solok, merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar.

Pemerintah kota Solok telah mempersiapkan beberapa langkah strategis untuk mendongkrak produktifitas IKM yang ada, salah satu contoh, pada bidang pemasaran, mewajibkan aparatur pemerintah kota Solok, memakai produk UMKM dalam daerah,

“Alhamdulillah saat ini produk IKM batik, bordir dan tenun, sudah dipakai oleh ASN sebagai pakaian dinas, dan selain itu, produk tersebut juga menjadi simbol atau tanda keikutsertaan kota Solok disetiap adanya event yang diikuti ditingkat Provinsi hingga tingkat Nasional ” tutur wakil walikota Solok mengakhiri.

Baca Juga :  Danrem 074/Warastratama Hadiri Rapim Kodam IV/Diponegoro

(Gia Wiranda)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest