Buntut Dugaan Kecurangan Seleksi PPPK, GPM-Taliabu Boikot Kantor BKPSDMA

More articles

Taliabu, Investigasi.news – Sejumlah masyarakat dan puluhan peserta yang tidak lulus seleksi PPPK bergabung dalam Gerakan Pemuda Marhaenisme (GPM) Pulau Taliabu kemudian menggelar aksi unjuk rasa dan menggeruduk kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMA) Kabupaten Pulau Taliabu hingga melakukan Pemboikotan, Selasa (2/1/2024) siang tadi.

Masa aksi dengan lantang menyebut adanya dugaan konspirasi dan pemufakatan berbuat jahat serta persengkongkolan yang dilakukan oleh kepala BKPSDMA Suryati Kene, bersama Sekertaris Daerah dan Bupati Pulau Taliabu terkait dengan kebijakan Pemkab Pulau Taliabu dalam melaksanakan penilaian SKTT (Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan) yang sangat subyektif serta sarat akan kecurangan.

GPM menuding bahwa SKTT menjadi modus untuk memuluskan niat jahat BKPSDMA dan Pemda Taliabu dalam meluluskan peserta tertentu pada seleksi penerimaan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Baca Juga :  Warga Pasia Laweh Turun Serentak, Camat Palupuh Apresiasi Wali Nagari

“SKTT merupakan modus untuk mereka meloloskan peserta yang diinginkan, jelas berbasis like and dislike”, ujar Bung Dex, ketua GPM-Taliabu disela aksi memboikot kantor BKPSDMA.

Masa aksi juga menilai, bahwa dua Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) yang menjadi panitia seleksi PPPK tahun 2023, yakni BKPSDMA dan Dinas Pendidikan Pemda Kabupaten Pulau Taliabu, tidak melaksanakan tugasnya dengan jujur serta cenderung tidak amanah.

“Parahnya lagi seleksi tambahan atau SKTT tadi dilakukan BKPSDMA Pemkab Pulau Taliabu secara tertutup, sehingga penilaiannya sangat subyektif dan tidak berdasar”, tambah Lisman.

Kita tidak melihat alat ukur yang menjadi acuan dalam SKTT, saya kasih contoh untuk mengukur suhu itu kita butuh Termometer, sebagai alat ukur dan mengacu pada alat tersebut, kemudian untuk mengukur tekanan udara misalnya, maka kita butuh Barometer, lalu SKTT ini alat ukurnya apa, jika kemudian tertutup dan peserta test tidak tau, yang pasti subyektif, imbuh Lisman.

Baca Juga :  Membentengi Diri Dari Pemahaman Radikal, Intoleran Dan Terorisme

Sehingga Lisman menilai bahwa SKTT hanya modus panitia BKPSDMA Taliabu agar bisa meluluskan yang dikehendaki, dan sebaliknya sebagai alat untuk tidak meluluskan orang tidak diinginkan.

( Y. Tabaika )

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest