Solok Selatan, Investigasi.news – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, memberikan bantuan empat unit microbus ke Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
“Microbus ini dipergunakan untuk mobilisasi masyarakat pedesaan guna memperlancar ekonomi masyarakat dan camat serta wali nagari harus mengawasi penggunannya agar bermanfaat,” kata Bupati Solok Selatan Khairunas, di Padang Aro, Kamis.
Bantuan tersebut secara simbolik diserahkan ke BUMNag di Solok Selatan oleh bupati setempat, Kamis.
Khairunas mengatakan penggunaan microbus oleh BUMNag akan di tinjau dan dievaluasi setiap enam bulan kalau tidak bermanfaat bisa ditarik kembali.
“Sudah banyak bantuan dari pusat tapi kegunaannya tidak jelas sehingga camat harus mengawasinya dan ada laporannya ke pemerintah daerah secara berkala,” ujarnya.
Selain membantu kendaraan umum bagi masyarakat pedesaan katanya, microbus juga harus ada pendapatan bagi nagari.
“Jangan sampai kendaraan ini hanya parkir di kantor BUMNag atau rumah Wali Nagari tetapi harus bermanfaat bagi masyarakat dan berkontribusi untuk pendapatan nagari,” ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Solok Selatan Armenses mengatakan, empat unit microbus tersebut senilai Rp1,8 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Tahun 2021.
“Total sudah 13 BUMNag yang dibantu kendataan angkutan pedesaan dari DAK Afirmasi,” katanya.
Dia mengatakan, ke empat BUMNag yang menerima bantuan microbus yaitu Absang Mandiri Karya Nagari Abai, Sehati Nagari Lubuk Gadang, Pulakek Koto Baru dan Mutiara Karbaa Nagari Pakan Rabaa.
“Semoga kendaraan ini bermanfaat bagi masyarakat pedesaan dan memperlancar perekonomian warga,” ujarnya. Deno