Anggota DPRD Solsel Mursiwal Kunjungi Kelompok Tani Radar Satu

More articles

Solok Selatan, investigasi.News _ Mursiwal anggota DPRD kabupaten Solok Selatan komisi 1 dari Partai Nasdem langsung masuk ke perkampungan untuk menjemput aspirasi dari dapilnya pada kamis 24 Februari 2022. Kunjungan tersebut dalam rangka dengar aspirasi masyarakat. Meski melalui jalan tanah anggota DPRD Mursiwal menandai kampung ini masih jauh dari fasilitas, seperti akses jalan yang Masih tanah, air yang sulit didapati, dan penerangan yang memakai PLTS.

Kunjungan anggota DPRD kabupaten solok Selatan Mursiwal juga didampingi anggota Koperasi Sangir Mandiri. Kunjungan ke kelompok tani Radar Satu yang diketuai Supari Alristanto merasa mendapat perhatian, dan berharap keluhan kelompok yang dibinanya bisa terealisasi karena kehadiran anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan tersebut.

Baca Juga :  Gara-gara Sabu, Wakil Ketua DPRD Kab. Solok Ditangkap

Pada kesempatan tersebut, Mursiwal anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan komisi 1, menjelaskan pihaknya sebagai wakil rakyat memang harus turun ke tengah – tengah masyarakat, jadi permasalahan yang dihadapi bisa diketahui oleh anggota dewan sebagai wakil rakyat. 

Kemudian Mursiwal menjelaskan Fungsi DPRD Sebagai legislasi, yaitu berhak mengatur perundang-undangan di daerah. Sebagai anggaran, yaitu berhak mengatur adanya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sebagai pengawasan, yaitu berhak mengawasi jalannya sistem pemerintahan di daerah. jadi masyarakat yang punya kelompok silahkan membuat proposal sesuai aturan, apa yang diperlukan untuk meningkatkan ekonomi. nantinya kami yang dampingi” ungkap Mursiwal. 

Selanjutnya, dalam pertemuan dengan kelompok Tani Radar Satu, Ketua Koperasi Sangir Mandiri Amrizal mengajak masyarakat setempat untuk bisa membuka usaha yang bisa meningkatkan ekonomi, kalau ada usaha rumahan yang bisa dijual. koperasi Sangir Mandiri siap membantu dalam kekurangan bentuk legalitas dan pemasaran”, kata Amrizal. 

Baca Juga :  Pemkab Harap Tak Ada ASN Solsel Terlibat Judi Online

Perkampungan Tandai selama ini penghasil kopi. dengan luas lahan ± 50 hektare bisa menghasilkan biji kopi 50 ton perbulan. 

Ketua kelompok Tani Radar Satu Supari mengungkapkan bahwa Kopi yang di hasilkan murni Organik, dan telah ada uji laboratorium. dalam kesempatan Supari juga menyampaikan sebagai petani membutuhkan peralatan yang lebih modern untuk mengolah hasil panennya. dan berharap koperasi bisa menampung hasil panen mereka dengan harga yang lebih layak.  

“Sekarang Supari ingin tingkatkan hasil produksi dengan menggunakan pupuk organik cair (Bio Enzyme) cara penggunaannya simple, cukup disemprot ke daun satu kali seminggu. harga pun terjangkau”, kata Supari. 

Masih dalam kesempatan yang sama, juga  hadir Elisman Hia.  senior/pakar petani porang. kabupaten Solok Selatan, juga mengajak masyarakat tandai untuk ikut menanam porang, karena porang cukup menjanjikan perawatan nya pun tergolong mudah, dan tanaman porang bisa tumpang sari dengan tanaman lain. yang harus di hindari pemakaian pupuk kimia”, jelas Elisman. 

Baca Juga :  Pjs Wako Bukittinggi, H Hani S Rustam Tinjau Pelaksanaan Seleksi CPNS Kota Bukittinggi 2024

Sukma sebagai pengurus Koperasi Sangir Mandiri juga mengajak para Ibuk ibuk Nagari tandai untuk kreatif dalam meningkatkan ekonomi di dalam keluarga. saya siap membantu kata Elisma.

Feros juga pengurus inti koperasi Sangir Mandiri, menjelaskan bahwa pemakaian pupuk organik Bio Enzyme yang ramah lingkungan. sudah saya buktikan kata Feros. (deno)  

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest