Solok Selatan, Investigasi.News – Warga Ampalu, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, kembali dihebohkan oleh aksi pencurian ternak yang marak belakangan ini. Pada Senin, 5 Agustus 2024, seekor sapi semental yang telah dirawat dengan penuh perhatian selama empat tahun oleh Pak Juanto, dilaporkan hilang secara misterius.
Peristiwa ini terungkap pada pukul 10.36 WIB ketika Pak Juanto melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Sungai Pagu. Laporan diterima oleh Bapak Wahyu, petugas yang sedang bertugas pada saat itu. Dalam laporannya, Pak Juanto menjelaskan bahwa sapi yang hilang sebenarnya adalah milik Bapak Erwanesa, Asisten I Kabupaten Solok Selatan. Pak Juanto sendiri bertugas sebagai perawat sapi tersebut.
Pak Juanto mengungkapkan bahwa pada dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, keluarga Pak Juanto menerima telepon yang menginformasikan bahwa ada sapi yang lepas dan berdiri di pinggir jalan dekat rumah. Setelah menerima kabar tersebut, keluarga Pak Juanto segera memeriksa dan menemukan bahwa sapi yang dilaporkan sudah tidak ada di tempatnya. Kandang tempat sapi tersebut berada terlihat terbuka, sementara satu ekor sapi lainnya yang tersisa juga dalam keadaan lepas.
Keluarga Pak Juanto segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Kecamatan Sungai Pagu. Pihak kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi awal, estimasi nilai sapi yang hilang mencapai sekitar Rp. 30 juta.
Kehilangan ternak ini menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat Ampalu. Mereka merasa semakin terancam oleh kemungkinan pencurian ternak yang lebih luas. Masyarakat setempat mendesak agar pihak berwajib segera melakukan razia terhadap kendaraan dan individu yang mencurigakan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Warga berharap penegakan hukum yang lebih tegas dan tindakan preventif yang lebih efektif agar ketentraman serta keamanan dalam beternak dapat terjaga dengan baik.
(deno)







