Sentuhan Kemanusiaan di Tengah Pesona Kampung Melayu: Polri dan Pemkot Bengkulu Bedah Rumah Warga Padang Serai

More articles

Bengkulu, investigasi.news – Kampung Melayu, salah satu kawasan yang kental dengan budaya lokal dan suasana kekeluargaan di Kota Bengkulu, menjadi saksi pelaksanaan kegiatan sosial penuh makna jelang HUT Bhayangkara ke-79 tahun 2025. Di tengah suasana asri kawasan Padang Serai, program bedah rumah dan bantuan sosial diluncurkan sebagai bentuk kepedulian nyata dari Polri, Pemkot Bengkulu, dan para donatur.

Berlokasi di Jalan Semarak 5 RT 15 RW 04, kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan simbolisasi peletakan batu pertama di rumah Supriadi, seorang warga yang selama ini tinggal dalam kondisi rumah yang kurang layak. Kegiatan ini bukan hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga harapan baru bagi masyarakat yang tinggal di kawasan yang juga dikenal sebagai pintu gerbang budaya Bengkulu ini.

Baca Juga :  Penataan Danau Dendam Tak Sudah Tertunda, Efisiensi Anggaran Jadi Kendala

Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bengkulu Dedi Wahyudi, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Ketua Bhayangkari Cabang Bengkulu, tokoh legislatif, perwakilan PELINDO II, Baznas, tokoh masyarakat, serta para donatur dan warga sekitar.

Acara diawali dengan doa dan sambutan dari panitia serta pejabat utama, lalu dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis dan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya proses bedah rumah. Kehangatan acara juga terlihat dari sesi foto bersama dengan latar rumah-rumah panggung khas Bengkulu yang masih berdiri di sekitar lokasi.

“Ini bukan hanya tentang membangun rumah, tapi membangun harapan dan kebersamaan. Di tempat seindah dan sehangat Padang Serai, semangat gotong royong ini terasa sangat hidup,” ungkap Kapolresta Sudarno dalam sambutannya, Selasa (17/06/2025).

Baca Juga :  Pemprov Bengkulu dan BPJS Ketenagakerjaan Optimalkan Target Universal Coverage Jamsostek

Supriadi, sang penerima bantuan, tampak tak kuasa menahan rasa haru. “Saya bersyukur, ini lebih dari cukup. Semoga berkah untuk semuanya,” ujarnya.

Personel Polsek Kampung Melayu, di bawah koordinasi IPTU Nyarna, S.Sos., M.H., turut menjaga keamanan kegiatan dengan pengamanan terbuka dan tertutup serta pengaturan arus lalu lintas. Semua berlangsung lancar hingga kegiatan ditutup pada pukul 14.00 WIB dalam suasana yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini mengusung tema nasional HUT Bhayangkara ke-79: “Polri Presisi Mengabdi untuk Masyarakat Guna Mendukung Astacita.” Lebih dari sekadar kegiatan sosial, momen ini juga memperkenalkan kembali Kampung Melayu sebagai kawasan penuh potensi—bukan hanya dalam segi budaya, tetapi juga nilai-nilai sosial yang hidup di dalamnya.

Baca Juga :  Kapolda Bengkulu Hadiri Kirab dan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih

Dengan suasana alam yang tenang, keramahan warga, dan semangat gotong royong yang kental, Kampung Melayu bukan hanya tempat berlangsungnya kegiatan sosial—tapi juga cerminan wajah asli Bengkulu yang layak dikenal lebih luas.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest