CURUP, Investigasi.News– Sebanyak 874 santri Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Rejang Lebong mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar oleh Ikatan Guru RA (IGRA), pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan edukasi keagamaan ini berlangsung khidmat namun penuh keceriaan, bertempat di pekarangan Masjid Agung Baitul Makmur dan lingkungan MTs Baitul Makmur Curup, mulai pukul 09.00 WIB.
Para santri tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian simulasi ibadah haji. Mereka tampil mengenakan pakaian ihram mini yang lucu dan rapi, didampingi langsung oleh para guru serta orang tua/wali yang hadir dalam jumlah yang sama.
Acara ini turut disaksikan oleh Staf Ahli Bupati Rejang Lebong, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rejang Lebong, para pengawas Kemenag, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, serta para ustad dan ustadzah. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pengenalan ajaran agama sejak usia dini.
Simulasi Praktis dan Menarik
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak untuk mempraktikkan secara langsung tahapan-tahapan ibadah haji. Mulai dari prosesi miqat, thawaf, sa’i, hingga simulasi wukuf di Arafah.
Seluruh materi disampaikan dan dikemas secara menarik serta interaktif, sehingga mudah dipahami oleh anak-anak usia dini. Tujuannya tidak hanya untuk mengenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan Tumbuhkan Semangat Berhaji
Pihak panitia berharap, melalui kegiatan manasik haji ini, para santri dapat memahami rukun dan tata cara ibadah haji dengan baik sejak usia muda.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan cita-cita luhur di hati anak-anak untuk suatu saat nanti dapat menunaikan Rukun Islam yang kelima secara nyata,” ujar panitia.
Kegiatan berlangsung tertib dan aman, menjadi momen berharga bagi anak-anak dalam mengenal ibadah suci umat Islam.
Wartawan: Prida







