Proyek Lingkar Selatan Rp8 Miliar: NOL PROGRES, JALAN MALAH JADI WAHANA EKSTREM : LAKI P45 DESAK APH BERANI TINDAK

More articles

Lubuklinggau ,Investigasi.News– Proyek Peningkatan Jalan Lingkar Selatan senilai hampir Rp8 miliar yang ditujukan memperbaiki akses masyarakat justru berbalik jadi momok. Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P45) mengeluarkan kecaman sekeras-kerasnya, menuding aparat penegak hukum (APH) dan Dinas PUPR Kota Lubuklinggau mengabaikan dugaan kemangkrakan yang jelas terlihat di lapangan.

 

Hingga 11 Desember 2025, proyek yang dikerjakan CV. Putra Bersaudara dengan sumber dana APBD 2025 dinilai nol progres sama sekali. Bahkan, kondisi jalan malah memburuk menjadi rute berbahaya yang disebut LAKI P45 sebagai “wahana ekstrem”.

 

Tim investigasi menemukan lubang besar yang menganga, sambungan beton-aspal yang membentuk “polisi tidur raksasa” dengan turunan tajam, besi beton yang menonjol ke permukaan, dan perbaikan palsu hanya sepanjang satu meter yang menyesatkan pengguna jalan. Semua itu membahayakan pengendara roda dua dan empat.

Baca Juga :  VOLUME JANGAN JADI ALASAN UNTUK KUALITAS ASAL-ASALAN

 

Ketika ditanya, Kadis PUPR memberikan alasan yang dinilai lemah dan tidak masuk akal: “pekerjaan terhenti karena cuaca buruk”. Argumen ini langsung ditolak oleh pengamat dan LAKI P45 – mengapa proyek lain di Lubuklinggau tetap berjalan jika cuaca buruk memang menjadi alasan?

 

“Ini bukti gagal total pengawasan dan manajemen proyek,” ujar Ahlul Fajri dari LAKI P45. Ia menambahkan, laporan masyarakat melalui lembaga kontrol sosial seolah-olah ditutupi mata, seolah ada ketakutan atau pembiaran terhadap penyimpangan.

 

LAKI P45 memberikan tuntutan tegas yang tidak bisa ditolak:

 

– Kejaksaan dan APH segera buka penyelidikan dugaan kemangkrakan.

– Audit penuh anggaran oleh Inspektorat atau lembaga independen.

Baca Juga :  Mafia Sumur Minyak Ilegal di Muba: Razia Total atau Biarkan Hutan Jadi Kolam Neraka

– Evaluasi dan pertanggungjawaban kontraktor CV. Putra Bersaudara.

– Transparansi progres proyek kepada publik.

– Sanksi tegas jika ditemukan kelalaian atau penyimpangan.

 

“Dana publik Rp8 miliar bukan untuk dibuat eksperimen atau wahana ekstrem yang membahayakan warga,” tegas LAKI P45. Proyek ini kini menjadi simbol kegagalan pemerintah yang merusak kepercayaan masyarakat – dan APH tidak boleh lagi menutup mata.

 

Penulis:kiki

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest