Limbah Uang Kertas BI Bengkulu Dijadikan Bahan Bakar Pembangkit Listrik

More articles

BENGKULU ,Investigasi.News– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu melakukan kolaborasi dengan PLN Nusantara Power untuk mengembangkan inovasi berwawasan lingkungan: mengubah limbah uang kertas yang tidak layak edar menjadi sumber energi listrik.

 

Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa limbah uang kertas memiliki nilai kalori sekitar 4.000 kalori, yang mendekati nilai kalori batu bara sebesar 5.000 kalori, sehingga layak digunakan sebagai bahan bakar.

 

“Hingga saat ini, sekitar 9 ton limbah uang kertas dari wilayah Bengkulu telah dikirim untuk dimanfaatkan. Setiap satu kilogram limbah mampu menghasilkan sekitar 1 kWh listrik, sehingga uang yang sudah tidak dapat digunakan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam acara bincang bareng dan buka puasa bersama wartawan ekonomi di RM Kampoeng Pesisir, Pantai Panjang, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  Pasokan Berkurang, Harga Cabai di Pasar Panorama Bengkulu Kembali Melambung

Limbah Uang Kertas BI Bengkulu Dijadikan Bahan Bakar Pembangkit Listrik. Senin 9/3/2026.
(Foto:onny)

Selain program pemanfaatan limbah uang, BI Bengkulu juga memastikan kesiapan menghadapi kebutuhan uang tunai selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Ketersediaan uang kartal dan stabilitas harga pangan menjadi prioritas, dengan layanan kas keliling yang dibuka di 10 titik strategis (7 titik sudah beroperasi) serta sekitar 30 titik layanan penukaran di kantor perbankan se-provinsi.

 

Jadwal kas keliling terdekat antara lain 10 Maret di Masjid Al-Kahfi, 11 Maret di Bandara Fatmawati Soekarno, dan 12 Maret di Rest Area. Pada 10–11 Maret juga akan digelar layanan terpadu di View Tower yang menyertakan sosialisasi QRIS dan pasar murah.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Harga Jagung di Pasar Minggu Kota Bengkulu Diprediksi Naik

 

BI juga mengedukasi tentang ciri-ciri uang rupiah asli, perbedaan tahun cetak dan emisi, serta ketentuan penukaran uang rusak. Uang rusak dapat ditukar jika bagian yang tersisa minimal dua pertiga dari ukuran asli, logo masih terlihat, dan nomor seri tetap sama.

 

 

Penulis: Onny

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest