Aroma BBM Fuel Terminal Medan Group Potensi Kebakaran, Masyarakat Lapor Ke DPRD

More articles

Medan Labuhan, bengkulu.investigasi.news – Aroma BBM yang dinilai warga berpotensi timbulkan bahaya kebakaran, Masyarakat yang tinggal berdampingan dengan pagar tembok Fuel Terminal Medan Group (Pertamina Labuhan Deli-red) jalan KL Yos Sudarso KM 19,5 lapor ke DPRD Medan. Masyarakat minta DPRD Medan gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Rabu (27/09/2023) pukul 10.00 Wib.

“Saat kejadian kebakaran di Pertamina Plumpang, pak Presiden RI, Joko Widodo tegaskan agar Pertamina di seluruh Indonesia untuk mengutamakan keselamatan masyarakat. Artinya Pertamina harus pindah tempat dari pemukiman padat penduduk, atau masyarakat yang dipindahkan”.

Demikian dikatakan koordinator masyarakat, Rahman usai menyampaikan laporan pengaduan tertulis ke DPRD Medan.

Rahman merasa heran dengan sikap kepala Fuel Terminal Medan Group yang dinilai bungkam.

Baca Juga :  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikuti Bimtek Akselerasi Ekspor Produk Pertanian

“Kami heran, Perintah Presiden RI itu sepertinya tidak dilaksanakan di Fuel Terminal Medan Group. Hingga sampai sekarang kepala Fuel Terminal Medan Group bungkam, padahal jauh sebelum Pertamina Plumpang kebakaran, masyarakat sekitar Pertamina Labuhan Deli (Fuel Terminal Medan Group-red) berulang kali protes atas aroma BBM yang berpotensi timbulkan kebakaran, bahkan Fuel Terminal Medan Group sempat digeruduk masa”, kata Rahman.

“Kita minta DPRD Medan segera jadwalkan RDP dengan semua pihak terkait agar masyarakat mendapatkan garansi kepastian (Tertulis-red) dari Pertamina”, tegas Rahman.

Masyarakat yang tinggal di sekitaran pagar tembok Fuel Terminal Medan Group hidup dalam kecemasan, pasalnya pihak Pertamina belum dapat atasi aroma BBM yang menyerang pemukiman warga.

Baca Juga :  Pasca Bencana Longsor di Kabupaten Kerinci, Beberapa Titik Lokasi Mendapatkan Perhatian Serius Dari Dinas PUPR Kerinci

Kepala Fuel Terminal Medan Group dan Mor 1 (UPMS1 Medan-red) belum berikan keterangan resmi. (Tim)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest