Malang, Investigasi.news – Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah – Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID – FKYME) Malang Raya mempersembahkan 5 unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah (RSLHS). Hal tersebut dilakukan dalam rangka
mensyukuri hari Sumpah Pemuda ke – 95 dan
lahirnya lagu kebangsaan Indonesia Raya,
diantaranya di Desa Waturejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang, Desa Kanigoro Kecamatan pagelaran Kabupaten Malang, Desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo
Kabupaten Malang (2 unit rumah), Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing Kota
Malang, Selasa (26/9/2023).
Keluarga penerima santunan ini tergolong warga kurang mampu. Untuk diketahui pembangunan rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah dimulai serentak pada
tanggal 17 September 2023 yang ditandai dengan peletakan batu pertama.
Kegiatan pembangunan Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah ini juga merupakan swadaya OPSHID FKYME Malang Raya serta didukung seluruh jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Malang Raya. Mereka saling melengkapi untuk mewujudkan pembangunan rumah itu.
Dikesempatan tersebut perwakilan relawan OPSHID FKYME Malang Raya, Arifin mengatakan, “rumah yang akan dibangun itu dengan kualitas bangunan tidak kaleng-kaleng serta
menggunakan material bangunan terbaik”.
“Mulai dari material, tenaga keahlian, konsumsi dan sebagainya, siang dan
malam kami terus lanjut dan terus semangat, karena siang dan malam adalah saudara
sejati,” ungkapnya.
Relawan OPSHID mewujudkan bangunan rumah tersebut mulai pagi sampai
malam hari, tidak hanya relawan OPSHID saja, warga sekitar sangat mendukung
kegiatan ini, laki-laki maupun perempuan berbaur ikut serta dalam bentuk tenaga demi
terwujudnya Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah”, imbuhnya.
Sementara Ketua DPD OPSHID FKYME Kabupaten Malang, Imron Rosyadi juga menegaskan santunan ini sebagai wujud rasa syukur atas peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke
95 dan hari Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Sebagai pemuda dan sesama
anak bangsa dirinya mensyukuri
hari sumpah pemuda dan lahirnya lagu kebangsaan Indonesia Raya, “tegasnya.
Selain itu, kepedulian dan rasa syukur itu kami wujudkan dengan santunan berupa
rumah syukur layak huni bagi saudara kita yang kurang mampu. Dengan demikian
akan tertanam dan terpelihara rasa gotong royong dalam memperkokoh persatuan dan
kesatuan diantara anak bangsa untuk Indonesia Raya”, tutupnya.
Red







