Sukabumi, Investigasi.news – Jemaah haji kloter 52 dari kabupaten sukabumi tertuda Keberangkatannya sebanyak 45 jemaah Haji ada kesalahan secara admistrasi.
Senin, (12/6/2023).
Keluarga calon jemaah haji merasa kecewa atas keputusan yang dikeluarkan oleh panitia jemaah haji secara sepihak.
“saya merasa kecewa dengan keputusan dari panitia, padahal keluarga dan rombongan sudah mempersiapkan keberangkatan ini jauh hari”, ucap calon jemaah haji
Bupati Sukabumi Marwan Hamami menjelaskan, ada perubahan keberangkatan calon jemaah haji yang tertinggal sebanyak 45 orang Jemaah haji.
“Ya tentunya hari ini kalau diliat dari kloter itu kloter 3 kabupaten Sukabumi ada sedikit perubahan masyarakat juga harus memahami, dari kloter ini ada yang tertinggal 45 orang, jadi pindah kloter. ini mungkin disebabkan karena registrasi dari kementrian atau dari maskapai Saudi” ungkap Bupati Sukabumi Marwan
Lanjutnya,”secara psikologis kita bisa paham bahwa mereka sudah berangkat dari kampungnya ya, jadi kalau dibalikan lagi kekampung takut jadi beban sehingga akhirnya kita akan tampung dibekasi atau masih dilokasi yang tentunya mereka masih bisa kumpul bersama keluarga” ucap Marwan
“Bukan petugas haji daerah yang salah karena kita sudah menyampaikan semua administrasi dengan baik, tinggal antara kementerian dengan maskapai bagaimana persoalan ini”, tambah dia
Digedung pusbangdai Bupati sukabumi menyerahkan pataka kepada Tim Kesehatan Haji Indonesia. Kloter jemaah haji ke 52 ini berjumlah 320 calon jemaah Haji dan 8 petugas kesehatan.
Dalam arahannya Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyampaikan rasa syukur atas pelepasan jemaah haji yang hari ini di lakukan.
” Tentunya bagi saya sangat bersyukur bisa melepas bapak ibu sekalian, mudah-mudahan perjalanan ibadah ini di berkahi dan dirahmati oleh Allah Swt,” ungkapnya.
Lanjutnya Bupati Sukabumi pelepasan jemaah haji kloter ke 52 ini tidak terlepas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang akan mengikuti dan mendampingi selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
Bupati juga berpesan kepada para jemaah Haji asal Kabupaten Sukabumi yang melaksanakan ibadah agar selalu menjaga kondisi kesehatan.
“Kesehatan bapak ibu harus selalu terjaga dan jadikanlah ibadah haji sebagai ikhtiar berserah diri kepada Allah SWT, kita kesana untuk ibadah bukan untuk lainnya” pungkasnya
(Ym)







