REJANG LEBONG, Investigasi.News– Dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan serta pembinaan mental dan spiritual, seluruh personel Polres Rejang Lebong mengikuti kegiatan kajian umum bertema “Mandi Wajib”. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Waliyul Khobiru Polres Rejang Lebong, pada Kamis (23/04/2026).
Kegiatan pembinaan rohani tersebut turut dihadiri langsung oleh Wakapolres Rejang Lebong, Kompol Risdianta, S.H., M.H., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Rejang Lebong. Kehadiran pimpinan menjadi bukti dukungan penuh terhadap program pembinaan mental yang dinilai penting untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam kesempatan ini, materi disampaikan oleh Ustadz Bulkis yang menjelaskan secara rinci dan mendalam mengenai tata cara mandi wajib yang benar sesuai syariat Islam. Tidak hanya berupa teori, pemateri juga memberikan contoh praktik langsung serta membuka sesi tanya jawab interaktif guna memastikan seluruh peserta memahami materi dengan baik.
Ustadz Bulkis menekankan bahwa memahami tata cara bersuci, khususnya mandi wajib, merupakan fondasi utama. Hal ini penting karena menjadi syarat sahnya ibadah lainnya, terutama shalat yang merupakan tiang agama.
Sementara itu, Wakapolres Rejang Lebong, Kompol Risdianta, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan anggota. Dengan bekal spiritual yang kuat, diharapkan personel dapat menjalankan tugas kepolisian dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh personel tidak hanya menguasai tugas kedinasan, tetapi juga memiliki bekal ilmu agama yang baik sebagai landasan moral dalam kehidupan sehari-hari maupun saat bertugas,” ujar Kompol Risdianta.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat sangat aktif mengikuti setiap rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Dengan adanya kegiatan pembinaan rohani yang dilakukan secara rutin ini, Polres Rejang Lebong terus menunjukkan komitmennya untuk mencetak personel yang tidak hanya handal dan profesional, tetapi juga memiliki karakter yang religius serta berakhlak mulia.
Wartawan : prida







