Batalyon A Pelopor Brimob Polda Bengkulu Laksanakan Latihan Detasemen 45 Anti Anarkis

More articles

BENGKULU, Investigasi.News- Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Bengkulu melaksanakan kegiatan latihan Detasemen 45 Anti Anarkis pada Rabu (7/1/2026). Kegiatan latihan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemampuan personel guna meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Latihan Detasemen 45 Anti Anarkis difokuskan pada peningkatan kemampuan taktis dan teknis personel dalam penanganan massa, pengendalian situasi anarkis, serta penerapan prosedur tetap sesuai standar operasional yang berlaku. Melalui latihan ini, personel dibekali pemahaman yang mendalam terkait formasi, pergerakan, serta koordinasi tim dalam menghadapi berbagai skenario di lapangan.

 

Kegiatan latihan berlangsung dengan penuh disiplin dan semangat, sejalan dengan semboyan Satya Jaladara Kriya yang menjadi pedoman Satuan Brimob Polda Bengkulu dalam setiap pelaksanaan tugas. Personel dilatih untuk bertindak cepat, tepat, dan terukur, namun tetap mengedepankan prinsip profesionalitas dan humanisme dalam setiap tindakan kepolisian.

Baca Juga :  Wakapolda Bengkulu Mengikuti Forum Belajar Bersama untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional dan Spiritual dalam Menyukseskan Transformasi Kultural Polri

 

Latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan soliditas antar personel serta kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi situasi yang dinamis. Dengan simulasi yang menyerupai kondisi nyata, personel diharapkan mampu mengambil keputusan secara tepat serta menjaga keselamatan diri, rekan, dan masyarakat.

Artikulli paraprak
Kapolri-Ketua Komisi IV Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional Bekasi – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Panen Raya Jagung Serentak sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perkebunan jagung Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 8 Januari 2025. Panen raya jagung ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga ketersediaan pangan nasional serta mendukung program strategis pemerintah di bidang pertanian. Kegiatan panen raya dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI, Ibu Siti Hediati Hariyadi serta dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Direktur Utama Perum Bulog, Pejabat Utama Mabes Polri, Irwasum Polri, Asisten SDM Kapolri, Asisten Logistik Kapolri, Kepala Divisi Humas Polri, dan Kapolda Metro Jaya. Selain dilaksanakan secara langsung di Kabupaten Bekasi, kegiatan panen raya jagung serentak ini juga diikuti secara daring oleh para Kapolda dan Kapolres jajaran dengan melibatkan (Forkopimda) setempat di lokasi panen jagung di wilayahnya masing-masing. Dalam kesempatan tersebut, Asisten SDM Kapolri dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 Polri telah melakukan upaya serius dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan melalui program penanaman jagung secara nasional. “Sepanjang tahun 2025, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan telah melaksanakan penanaman jagung dengan total luas mencapai 651.196,35 hektare di berbagai wilayah Indonesia,” ujar As SDM Kapolri. Ia menjelaskan, upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam memperkuat sektor pertanian nasional, sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. “Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung nasional, tetapi juga untuk mendukung kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” lanjutnya. Melalui panen raya jagung serentak ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari solusi strategis nasional dalam menghadapi tantangan pangan ke depan. Polri berharap sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mewujudkan kemandirian pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
Artikulli tjetër
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest