Bengkulu, Investigasi. News— Rapat Paripurna Ke-8 masa Persidangan Ke-III DPRD Provinsi Bengkulu berlangsung hari ini pada pukul 09.30 WIB di ruang Rapat Paripurna Provinsi Bengkulu, Jl. Asahan Kel. Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Rapat ini dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Drs. H. Sumardi M.M, para Wakil Ketua DPRD, pejabat Forkopimda, serta 19 anggota dewan lainnya.25/11/2025
Agenda utama rapat adalah penyampaian Nota Kesepakatan tentang Anggaran Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 Provinsi Bengkulu. Wakil Gubernur Bengkulu, Bapak Mian, memberikan sambutan sekaligus apresiasi tinggi atas kerja sama seluruh anggota DPRD dalam penyusunan dan pelaksanaan APBD selama ini.
Dalam sambutannya, Bapak Mian menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi tahun kedua pelaksanaan Raperda APBD di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur, yang berfokus pada misi mewujudkan Provinsi Bengkulu maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan.
Beberapa pencapaian penting tahun 2025 yang dipaparkan antara lain pertumbuhan ekonomi positif dan realisasi investasi mencapai Rp 901,61 miliar. Fokus anggaran ditempatkan pada pembangunan infrastruktur jalan dan bangunan di kabupaten/kota, program pengadaan ambulan gratis di desa-desa, serta koordinasi aktif dengan pemerintah pusat.
Untuk RAPBD 2026, ada 7 prioritas utama yang akan menjadi perhatian, yaitu:
– Mewujudkan pemerintah yang berpihak kepada rakyat
– Menjamin rasa aman dan keharmonisan sosial
– Meningkatkan pembangunan berkelanjutan
– Mewujudkan masyarakat madani yang berkeadilan
– Mengembangkan kewirausahaan masyarakat
– Memperkuat sektor ekonomi lokal
– Mendorong perkembangan wisata hijau
Rapat paripurna ini menegaskan komitmen DPRD dan pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus mendorong kemajuan daerah dengan fokus pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.(***)







