BENGKULU SELATAN, Investigasi.News– Sebanyak puluhan perwakilan masyarakat Kecamatan Pino Raya bersama berbagai pihak pemerintah daerah berkumpul dalam kegiatan mendengarkan aspirasi yang berlangsung pada Rabu (17/12) pukul 09.30 – 11.20 WIB di Ruang Rapat Setda Bengkulu Selatan, Jalan Raya Padang Panjang No. 01. Kegiatan ini fokus pada permasalahan yang terjadi terkait pengelolaan lahan oleh PT. Agro Bengkulu Selatan (ABS).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bengkulu Selatan Yefri Sudianto (mewakili Bupati), Dandim 0408/BS Letkol Inf. Angga Anugrah, S.H., M.I.P., perwakilan Kapolres BS Kasat Binmas Akp. Kusyadi, S.H., M.SI., perwakilan Kajari BS Kasidatun Ichxan Elxhandi, S.H., serta perwakilan dari berbagai dinas terkait, camat, kepala desa, dan Forum Masyarakat Pino Raya (FMPR).
Tuntutan yang Diajukan Masyarakat
Ketua FMPR Edi Hermanto menyampaikan sejumlah tuntutan dan aspirasi kepada pemerintah daerah, antara lain:
– Pemerintah daerah diminta mengevaluasi kembali Hak Guna Usaha (HGU) PT. ABS, mengingat menurut masyarakat HGU tersebut telah berakhir pada tahun 2016.
– Perlindungan lahan milik warga yang diduga diperoleh PT. ABS tidak melalui prosedur yang sesuai.
– Pemeriksaan ulang izin PT. ABS, di mana masyarakat menyatakan hanya lahan di Desa Batu Panco yang sah memiliki izin, serta pendalaman administrasi perusahaan terkait.
– Penertiban HGU yang cacat dan pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi di PT. ABS.
– Evaluasi dan pengembalian lahan tidur kepada pemerintah daerah, desa, atau masyarakat untuk dapat dimanfaatkan secara optimal.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari hak asasi dan prinsip transparansi dalam berdemokrasi, sehingga masyarakat merasa dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan mereka. Selain itu, kegiatan ini juga untuk membangun komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mencari jalan keluar terkait permasalahan yang sedang berlangsung.(***)








